OJK Tanggapi Usulan Rating Pasar Modal Mandiri

OJK Tanggapi Usulan Rating Pasar Modal Mandiri

55tv.co.id – Wacana mengenai pembentukan lembaga pemeringkat domestik untuk menilai kondisi pasar modal Indonesia kini tengah menjadi sorotan hangat di kalangan regulator dan politisi. Usulan ini mencuat setelah adanya ketidakpuasan terhadap penilaian yang diberikan oleh lembaga indeks global, seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang dianggap memiliki pengaruh besar terhadap persepsi investor terhadap pasar keuangan tanah air.

COLLABMEDIANET

Gagasan untuk memiliki instrumen penilaian mandiri ini pertama kali disuarakan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Melalui pernyataan resminya, Dasco menekankan pentingnya kedaulatan Indonesia dalam menentukan standar dan penilaian terhadap kondisi pasar modalnya sendiri. Menurutnya, Indonesia tidak seharusnya hanya menjadi penonton atau sekadar mengikuti arus penilaian yang dikeluarkan oleh lembaga asing terkait dinamika ekonomi di dalam negeri.

OJK Tanggapi Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam unggahan media sosialnya, Dasco mengajak seluruh elemen di bursa untuk bersatu dalam menciptakan sistem rating yang merepresentasikan kondisi riil pasar domestik. Ia percaya bahwa dengan memiliki standar penilaian sendiri, Indonesia dapat lebih percaya diri dalam menghadapi fluktuasi pasar global dan memperkuat posisi tawar di mata dunia.

Menanggapi usulan yang cukup berani tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan respons yang diplomatis namun tetap terbuka. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pihak legislatif terhadap penguatan pasar modal nasional.

Hasan menjelaskan bahwa koordinasi yang baik antara regulator dan DPR RI merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas serta pertumbuhan pasar keuangan di Indonesia. Menurutnya, setiap masukan positif yang datang akan menjadi bahan pertimbangan untuk memperkuat ekosistem pasar modal ke depannya.

Terkait usulan spesifik mengenai pembentukan lembaga pemeringkat mandiri, Hasan tidak menutup kemungkinan untuk menindaklanjuti gagasan tersebut. Ia menegaskan bahwa OJK akan melakukan analisis mendalam terlebih dahulu sebelum mengambil langkah strategis. OJK berencana untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait guna mengkaji kelayakan, mekanisme, serta dampak dari pembentukan lembaga tersebut terhadap kepercayaan investor.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memastikan bahwa jika sistem rating mandiri benar-benar diimplementasikan, ia harus memiliki kredibilitas yang setara atau bahkan lebih baik dari lembaga internasional agar tetap diakui oleh investor global. Saat ini, OJK masih dalam tahap mempelajari segala aspek teknis dan regulasi yang diperlukan untuk merespons dinamika pasar yang terus berkembang pesat.

Dikutip dari laman 55tv.co.id, perdebatan mengenai kedaulatan data dan penilaian pasar ini diprediksi akan terus bergulir, mengingat peran krusial indeks global dalam menentukan aliran modal asing ke Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar