55 NEWS – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan tegas membantah tudingan miring terkait manipulasi data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 yang menyentuh angka 5,12%. Bantahan ini muncul setelah sejumlah ekonom menyatakan keterkejutan dan keraguan atas data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Related Post
"Mana ada (permainan data)," ujar Airlangga singkat saat ditemui di kantornya, Selasa (5/8/2025) malam, menepis anggapan yang beredar.

Menanggapi skeptisisme yang dilontarkan berbagai pihak, Airlangga menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tersebut selaras dengan indikator-indikator ekonomi lainnya yang menunjukkan tren positif. Ia menyebutkan pertumbuhan konsumsi yang tinggi, mencapai 4,97% dan berkontribusi 54% terhadap PDB, serta pertumbuhan investasi sebesar 6,99%.
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa geliat ekonomi juga tercermin dari peningkatan aktivitas perdagangan ritel dan transaksi digital. Data menunjukkan uang elektronik tumbuh 6,26%, sementara transaksi di marketplace melonjak 7,5% secara kuartalan.
Airlangga juga menyoroti peran kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata, yang turut berkontribusi pada performa ekonomi yang solid. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan yang muncul, dengan memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar