Dompet Tercekik? Harga Beras dan Gula Melonjak Tajam, Tapi Komoditas Ini Justru Bikin Senyum Ibu Rumah Tangga!

Dompet Tercekik? Harga Beras dan Gula Melonjak Tajam, Tapi Komoditas Ini Justru Bikin Senyum Ibu Rumah Tangga!

55 NEWS – Jakarta, 17 Januari 2026 – Dinamika pasar pangan nasional kembali menjadi sorotan pada hari ini, Sabtu (17/1/2026), dengan pergerakan harga yang bervariasi di sejumlah komoditas strategis. Data yang dihimpun oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan adanya lonjakan harga pada beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng, di tengah tren penurunan untuk aneka cabai dan beberapa jenis bawang.

COLLABMEDIANET

Sektor perberasan menjadi salah satu penyumbang utama kenaikan harga. Beras kualitas bawah I terkerek 0,35 persen, mencapai level Rp14.450 per kilogram. Kenaikan yang lebih signifikan terjadi pada beras kualitas bawah II yang melonjak 4,51 persen menjadi Rp15.050 per kilogram, serta beras kualitas medium I yang menguat 1,26 persen ke angka Rp16.100 per kilogram.

Dompet Tercekik? Harga Beras dan Gula Melonjak Tajam, Tapi Komoditas Ini Justru Bikin Senyum Ibu Rumah Tangga!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain beras, komoditas strategis lainnya juga mengalami apresiasi harga. Bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,74 persen menjadi Rp40.900 per kilogram, sementara harga minyak goreng curah terpantau naik 1,59 persen, menembus Rp19.150 per liter. Daging ayam ras segar juga tidak luput dari kenaikan, dengan lonjakan 4,29 persen, mematok harga Rp42.550 per kilogram. Gula pasir kualitas premium turut mengalami kenaikan 1,52 persen, kini berada di kisaran Rp20.100 per kilogram.

Namun, di tengah gejolak kenaikan tersebut, beberapa komoditas justru menunjukkan tren penurunan yang cukup melegakan bagi konsumen. Bawang merah misalnya, terkoreksi 3,29 persen, kini dibanderol Rp47.100 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada segmen beras kualitas premium; beras kualitas super I turun 0,29 persen menjadi Rp17.050 per kilogram, dan beras kualitas super II anjlok 0,9 persen ke level Rp16.550 per kilogram.

Kelompok aneka cabai menjadi primadona penurunan harga. Cabai merah besar merosot 2,91 persen menjadi Rp41.700 per kilogram. Penurunan paling drastis terlihat pada cabai merah keriting yang anjlok 14,65 persen ke angka Rp38.150 per kilogram. Cabai rawit hijau juga terkoreksi signifikan 10,59 persen menjadi Rp54.450 per kilogram, diikuti cabai rawit merah yang turun 14,42 persen, kini di harga Rp49.850 per kilogram. Fluktuasi harga ini menunjukkan kompleksitas pasar pangan yang dipengaruhi berbagai faktor, dari pasokan hingga permintaan musiman.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar