55tv.co.id – Ancaman sebaran abu vulkanik kembali memicu kekacauan di sektor penerbangan Indonesia. Tak hanya melumpuhkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, partikel erupsi gunung berapi juga turut mengganggu aktivitas vital di Bandara Radin Inten II Lampung. Situasi ini memicu serangkaian pembatalan dan penundaan penerbangan yang berdampak luas.

Related Post
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mengonfirmasi bahwa Bandara Radin Inten II di Lampung sempat dinyatakan berstatus Aerodrome Closed. Penutupan sementara ini berlaku dari pukul 07.00 hingga 08.00 WIB akibat indikasi sebaran abu vulkanik yang membahayakan. Akibatnya, tiga jadwal penerbangan domestik yang menghubungkan Lampung dengan Jakarta harus merasakan imbasnya.

Sementara itu, di gerbang utama Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, dampak gangguan jauh lebih masif. InJourney Airports mencatat total 33 penerbangan mengalami masalah serius. Untuk rute internasional, tercatat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan ulang. Di sisi domestik, 4 penerbangan terpaksa dibatalkan dan satu lainnya dialihkan menuju bandara lain demi keselamatan.
Pihak InJourney Airports juga mengingatkan potensi efek domino dari penutupan dua bandara vital ini. Gangguan penerbangan berantai sangat mungkin terjadi di berbagai bandara lain, menciptakan ketidakpastian bagi ribuan penumpang dan maskapai.










Tinggalkan komentar