Ekonomi RI Terancam Lumpuh? Kadin Beri Peringatan Keras Soal Demo!

Ekonomi RI Terancam Lumpuh? Kadin Beri Peringatan Keras Soal Demo!

55 NEWS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan bersinergi menjaga stabilitas ekonomi di tengah gelombang demonstrasi yang semakin meluas. Kadin khawatir aksi unjuk rasa yang berlarut-larut akan memberikan dampak buruk bagi perekonomian nasional.

COLLABMEDIANET

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menekankan bahwa situasi ekonomi saat ini membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

 Ekonomi RI Terancam Lumpuh? Kadin Beri Peringatan Keras Soal Demo!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Jika situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekonomi akan terhambat dan masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya," kata Anindya di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Anindya meyakini bahwa dialog adalah cara terbaik untuk menyampaikan aspirasi. Kadin mendorong semua pihak untuk mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam mencari solusi atas permasalahan yang ada.

Lebih lanjut, Kadin Indonesia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban dalam aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025).

"Kadin menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga Affan Kurniawan. Semoga almarhum mendapatkan kebahagiaan abadi dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," ujar Anindya.

Kadin juga menyampaikan simpati kepada Moh Umar Amirudin, pengemudi ojol lainnya yang mengalami luka parah akibat insiden yang sama. Kadin berharap Umar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Kadin mengajak semua pihak untuk merenungkan kembali dampak dari setiap tindakan dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar