55 NEWS – Jakarta – Dinamika pasar pangan nasional kembali menjadi sorotan pada Sabtu, 4 April 2026. Data terbaru menunjukkan adanya sinyal positif dari penurunan harga beberapa komoditas strategis seperti cabai, telur ayam, dan daging sapi. Namun, optimisme ini sedikit tertahan oleh tren kenaikan pada sejumlah bahan pokok lainnya, termasuk minyak goreng yang menjadi perhatian utama rumah tangga.

Related Post
Menurut laporan terkini dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, per hari ini, fluktuasi harga komoditas bumbu dapur menunjukkan pola yang berbeda. Bawang merah mengalami kenaikan signifikan sebesar 3,36 persen, mencapai level Rp47.650 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih justru mencatatkan koreksi harga, turun 1,49 persen menjadi Rp39.650 per kilogram.

Sektor perberasan nasional menampilkan gambaran yang beragam. Beras kualitas bawah I menunjukkan penurunan tipis 1,37 persen, kini dibanderol Rp14.350 per kilogram. Namun, beras kualitas bawah II justru mengalami lonjakan 4,48 persen, mencapai Rp15.150 per kilogram. Beras kualitas medium I terpantau stabil di angka Rp16.050 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium II mengalami koreksi 1,26 persen menjadi Rp15.700 per kilogram. Untuk kategori premium, beras kualitas super I turun 2,03 persen ke Rp16.900 per kilogram, diikuti beras kualitas super II yang juga melandai 1,79 persen, kini seharga Rp16.500 per kilogram.
Kabar baik datang dari komoditas cabai yang secara umum mengalami penurunan signifikan. Cabai merah besar anjlok 6,35 persen, kini di Rp48.700 per kilogram. Penurunan lebih drastis terlihat pada cabai merah keriting yang merosot 16,73 persen ke Rp42.550 per kilogram. Bahkan, cabai rawit hijau mencatatkan koreksi paling tajam, yakni 26,79 persen, sehingga harganya menjadi Rp44.400 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah juga ikut turun 1,6 persen, kini berada di level Rp83.150 per kilogram.
Di segmen protein hewani, harga menunjukkan tren yang kontras. Daging ayam ras segar mengalami sedikit kenaikan 1,03 persen, mencapai Rp44.000 per kilogram. Berbeda dengan ayam, harga daging sapi justru menunjukkan tren penurunan. Daging sapi kualitas I terkoreksi 1,78 persen, kini dihargai Rp146.550 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II juga melandai 1,03 persen, menjadi Rp139.450 per kilogram.
Gambaran harga pangan yang bervariasi ini menyoroti kompleksitas dinamika pasar, dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari musim hingga distribusi. Bagi konsumen, penurunan harga cabai dan beberapa jenis beras tentu menjadi kabar baik, namun kenaikan pada komoditas seperti bawang merah dan daging ayam tetap menuntut kewaspadaan dalam pengelolaan anggaran rumah tangga. Pemerintah melalui 55tv.co.id terus memantau pergerakan harga ini guna menjaga stabilitas ekonomi mikro.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar