55tv.co.id – Rencana ambisius Indonesia mengekspor listrik ke negara tetangga Singapura ternyata masih menghadapi batu sandungan besar Bukan soal teknis atau infrastruktur melainkan urusan harga jual yang alot dan bikin pusing para negosiator

Related Post
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penentuan tarif listrik di Indonesia adalah kewenangan penuh pemerintah bukan diserahkan pada mekanisme pasar atau badan usaha Situasi ini menjadi ganjalan utama dalam mencapai kesepakatan harga yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak

Bahlil menegaskan bahwa Indonesia menginginkan skema harga yang adil dan seimbang Ini bukan hanya membuka keran ekspor energi tetapi juga memastikan keuntungan ekonomi yang setara bagi Jakarta dan Singapura
Menteri Bahlil baru-baru ini menyatakan bahwa tahapan proses ekspor listrik terus berjalan namun negosiasi harga masih menjadi fokus utama Ia menekankan bahwa penetapan harga di Indonesia adalah ranah pemerintah dan pihaknya menginginkan kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua negara Bahlil optimis titik temu akan segera tercapai pada Selasa 7 Juli 2026
Ekspor listrik ini merupakan salah satu dari 26 kesepakatan penting yang telah terjalin antara pemerintah Indonesia dan Singapura Selain sektor energi berbagai bidang kerja sama bilateral juga dibahas Ini mencakup perdagangan investasi konektivitas ekonomi digital keamanan siber hingga pertahanan
Dari total kesepakatan tersebut 18 di antaranya merupakan kerja sama antar pemerintah sementara delapan lainnya melibatkan partisipasi aktif dari pelaku usaha










Tinggalkan komentar