Energi Bersih Ubah Nasib Warga Desa

Energi Bersih Ubah Nasib Warga Desa

55tv.co.id – Perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Hal inilah yang tengah dirasakan oleh masyarakat di pelosok Indonesia, di mana akses terhadap energi bersih dan pelestarian alam bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan menjadi mesin penggerak ekonomi yang nyata. Dua wilayah, yakni Desa Tumpak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, serta Dusun Bondan di Cilacap, Jawa Tengah, menjadi bukti hidup bagaimana transisi energi mampu mengangkat derajat kesejahteraan warga setempat.

COLLABMEDIANET

Di Desa Tumpak, wajah alam yang sempat memprihatinkan kini telah berubah drastis. Pada tahun 2018, kawasan hutan lindung di desa tersebut sempat mengalami penggundulan yang mengkhawatirkan. Namun, berkat kegigihan tokoh masyarakat bernama Burhanudin bersama warga setempat, hutan tersebut kini kembali hijau. Tercatat, sekitar 30 ribu pohon telah berhasil ditanam dan tumbuh subur, mengembalikan fungsi ekosistem yang sempat hilang.

Energi Bersih Ubah Nasib Warga Desa
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menariknya, upaya penghijauan ini tidak berhenti pada aspek konservasi semata. Keberhasilan memulihkan hutan justru membuka keran ekonomi baru bagi penduduk desa. Saat ini, Desa Tumpak telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan produktif. Sektor peternakan mulai berkembang pesat, sementara potensi ekowisata mulai dilirik, dengan angka kunjungan mencapai sekitar 800 wisatawan setiap tahunnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga mulai mengolah potensi alam menjadi produk bernilai jual tinggi. Produk turunan kelapa seperti cocopeat (serbuk sabut kelapa), virgin coconut oil (VCO), hingga briket menjadi sumber pendapatan tambahan yang menjanjikan. Berbagai unit usaha ini mampu menyerap sedikitnya 60 tenaga kerja lokal dan menciptakan perputaran ekonomi mencapai Rp60 juta per tahun. Seluruh aktivitas produktif ini pun didukung oleh penggunaan energi ramah lingkungan melalui panel surya berkapasitas 6,6 kWp.

"Semakin banyak pohon yang tertanam, semakin banyak pula sumber perekonomian baru yang tumbuh di desa ini," ungkap Burhanudin dalam sebuah diskusi daring bertajuk "Desa Berdaya, Energi Terjaga" yang digelar pada Senin (2/11/2026).

Kisah inspiratif serupa datang dari Dusun Bondan, Cilacap. Jamaludin, seorang penggerak masyarakat setempat, menceritakan betapa sulitnya kehidupan warga sebelum adanya intervensi energi. Hingga tahun 2017, dusun ini masih gelap gulita tanpa aliran listrik. Bahkan, kebutuhan dasar seperti air bersih pun menjadi perjuangan berat; warga harus menempuh perjalanan sejauh 7 kilometer menggunakan perahu hanya untuk mendapatkan air.

Kini, situasi tersebut telah berbalik 180 derajat. Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) telah membawa cahaya ke rumah-rumah warga. Listrik tersebut tidak hanya digunakan untuk penerangan, tetapi juga menjadi motor penggerak teknologi vital. Listrik kini digunakan untuk mengoperasikan aerator di tambak warga serta menjalankan teknologi desalinasi yang mampu mengubah air payau menjadi air bersih yang layak konsumsi. Perubahan ini membuktikan bahwa energi bersih adalah kunci utama menuju kemandirian ekonomi desa.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar