Fenomena Langka! Harga Emas Diprediksi Meroket ke Rp3 Juta dalam Hitungan Hari, Ada Apa di Balik Layar?

55 NEWS – Proyeksi mengejutkan datang dari pasar komoditas, di mana harga emas diperkirakan akan menembus level fantastis Rp3 juta per gram pada pekan mendatang. Lonjakan signifikan ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya akibat konflik yang melibatkan AS dan Iran yang kian memanas, yang dipandang sebagai katalis utama yang akan memicu lonjakan signifikan pada harga minyak mentah dan emas global.

COLLABMEDIANET

Dinamika konflik yang semakin meluas, melibatkan berbagai aktor negara dan kelompok bersenjata, telah memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku pasar terkait stabilitas pasokan energi global. Kondisi ini secara otomatis mendorong pergeseran masif modal investasi menuju aset-aset yang dianggap aman (safe haven).

Fenomena Langka! Harga Emas Diprediksi Meroket ke Rp3 Juta dalam Hitungan Hari, Ada Apa di Balik Layar?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Analis Keuangan terkemuka, Ibrahim Assuaibi, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/4/2026), menjelaskan bahwa konflik yang terus memanas di kawasan tersebut berpotensi besar mengganggu distribusi minyak dunia, terutama melalui jalur strategis vital seperti Selat Hormuz. "Jika konflik terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak, maka suplai minyak global bisa terganggu. Dampaknya harga minyak akan naik signifikan," ujarnya. Ia memperkirakan kondisi ini akan mengerek harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) hingga menyentuh kisaran USD 116 per barel.

Selain minyak, harga emas juga diprediksi ikut terdorong naik seiring meningkatnya ketidakpastian global. Emas, yang telah lama diakui sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah gejolak ekonomi dan politik, akan menjadi pilihan utama investor. Mereka mencari perlindungan dari risiko geopolitik dan potensi inflasi yang diakibatkan oleh kenaikan harga energi.

Menurut Ibrahim, harga emas dunia berpotensi menembus level USD4.878 hingga USD5.080 per troy ounce. Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, harga logam mulia di pasar domestik Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp3 juta per gram, sebuah rekor baru yang menarik perhatian banyak pihak.

Ia menambahkan, meningkatnya tensi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah yang tak kunjung mereda serta perang Rusia-Ukraina yang masih berlanjut, menjadi faktor fundamental yang memicu kenaikan harga emas. Kondisi ini secara konsisten mendorong investor global untuk mengalihkan dana mereka dari aset berisiko tinggi ke instrumen investasi yang lebih aman seperti emas dan dolar AS.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar