Geger Bursa! IHSG Meledak 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Indonesia Tembus Rp16.000 Triliun: Sinyal Ekonomi Meroket?

Geger Bursa! IHSG Meledak 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Indonesia Tembus Rp16.000 Triliun: Sinyal Ekonomi Meroket?

55 NEWS – Pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan capaian yang luar biasa, mencatatkan kinerja gemilang yang akan dikenang dalam sejarah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengukir rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) sebanyak dua puluh empat kali sepanjang tahun ini. Puncak rekor penutupan terakhir terjadi pada awal Desember, menandai era keemasan baru bagi investasi di Tanah Air.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, dalam konferensi pers penutupan perdagangan BEI di Jakarta pada Selasa (30/12/2025), mengungkapkan bahwa puncak performa indeks acuan tersebut mencapai level 8.710,69. Pencapaian ini turut mengerek nilai kapitalisasi pasar modal nasional hingga melampaui batas psikologis baru, menembus angka fantastis Rp16.000 triliun. "All Time High kita tercapai pada 8 Desember dengan nilai 8.711, dan market cap kita tembus Rp16.000 triliun. Selama setahun ini, kita mencetak all time high sebanyak 24 kali," tegas Iman Rachman, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Geger Bursa! IHSG Meledak 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Indonesia Tembus Rp16.000 Triliun: Sinyal Ekonomi Meroket?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Iman menjelaskan, torehan prestasi yang membanggakan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), serta didukung oleh kondisi makroekonomi, baik di tingkat domestik maupun global, yang sangat mendukung. Sinergi ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan stabilitas pasar modal.

Hingga penghujung tahun 2025, statistik bursa menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di berbagai lini. Jumlah perusahaan yang tercatat di bursa telah mencapai 956 entitas. Sementara itu, total dana yang berhasil dihimpun melalui berbagai mekanisme pasar modal sepanjang tahun ini mencapai Rp278 triliun. Sebanyak 26 emiten baru turut meramaikan lantai bursa, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp28 triliun. BEI juga sukses menyambut enam perusahaan kategori ‘lighthouse company’ baru, yang semakin memperkuat kredibilitas dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.

Sisi menarik lainnya dari kinerja tahun ini adalah peningkatan signifikan dalam partisipasi masyarakat. Jumlah investor pasar modal kini telah melampaui 20 juta individu, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari publik untuk berinvestasi. Tingkat keaktifan transaksi di kalangan investor juga tercatat cukup tinggi, menandakan pasar yang likuid dan dinamis. Pencapaian ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar modal dengan pertumbuhan paling menjanjikan di kawasan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar