55tv.co.id – Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu respons sigap dari ekosistem kesehatan Danantara. PT Bio Farma (Persero) bersama Kimia Farma Group dan Indofarma segera mengerahkan bantuan vital, termasuk pengiriman 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td) untuk para korban dan relawan.

Related Post
Inisiatif ini bukan sekadar penyaluran bantuan biasa. Sebagai bagian integral dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group menyatukan kekuatan dan sumber daya kesehatan secara terpadu. Tujuannya jelas: memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan efektif, berfokus pada kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

Prioritas utama dalam respons tanggap darurat ini adalah kebutuhan mendesak warga. Bantuan yang disalurkan tak hanya terbatas pada vaksin. Beragam kebutuhan esensial turut dikirimkan, mulai dari obat-obatan vital, vitamin penunjang daya tahan tubuh, alat kesehatan krusial, perlengkapan P3K, hingga berbagai kebutuhan dasar yang sangat diperlukan di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak.
Pengiriman 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td) ini memiliki misi ganda: melindungi kesehatan para relawan yang berjuang di garis depan dan juga masyarakat yang terdampak langsung bencana. Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar aksi filantropi. Ini adalah wujud nyata komitmen dan tanggung jawab Bio Farma Group untuk memastikan kapabilitas kesehatan yang mereka miliki benar-benar memberikan manfaat konkret bagi masyarakat di masa sulit.
Shadiq menambahkan, "Dalam setiap situasi bencana, fokus utama kami adalah kebutuhan masyarakat. Bio Farma Group bertindak sebagai satu kesatuan yang solid, mengintegrasikan seluruh kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma. Kami juga selalu berkoordinasi erat dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah memastikan setiap sumber daya kesehatan yang kami miliki dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran, relevan, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat yang terdampak."
Menurut Shadiq, sinergi adalah kunci kekuatan Bio Farma Group. Seluruh entitas di bawah naungannya saling melengkapi, menciptakan ekosistem kesehatan yang komprehensif. Mulai dari produksi produk biologi dan vaksin inovatif, pengembangan produk farmasi dan layanan kesehatan berkualitas, hingga jaringan distribusi yang luas dan berbagai sumber daya pendukung kesehatan lainnya, semuanya bersatu demi satu tujuan: melayani masyarakat.










Tinggalkan komentar