55 NEWS – Holding Ultra Mikro (UMi) yang telah genap lima tahun berdiri, di bawah payung BRI Group, terus menunjukkan taringnya dalam memperkuat fondasi inklusi keuangan di Indonesia. Sinergi apik antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai induk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), terbukti menjadi motor penggerak utama dalam menjangkau segmen ultra mikro hingga ke pelosok negeri, memastikan akses layanan finansial yang lebih merata.

Related Post
Salah satu manifestasi konkret dari sinergi strategis ini adalah pengembangan jaringan BRILink Agen Mekaar. Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan akses layanan keuangan yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di tingkat komunitas. Penguatan peran tersebut bukan isapan jempol belaka, melainkan tercermin dari ekspansi jaringan yang kian masif dan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Data terkini hingga Maret menunjukkan, jumlah BRILink Agen Mekaar telah menembus angka fantastis 426 ribu agen. Angka ini bukan sekadar jumlah, melainkan representasi dari aktivitas ekonomi yang hidup, dengan mencatatkan 2,68 juta kali transaksi dan volume mencapai Rp3,52 triliun. Capaian ini menegaskan tingginya pemanfaatan layanan keuangan di tingkat komunitas, sekaligus bukti nyata keberhasilan penetrasi pasar ultra mikro yang dilakukan oleh BRI Group.
Perlu diketahui, BRILink Agen Mekaar merupakan bagian integral dari program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang diinisiasi oleh PNM. Program ini secara spesifik berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera melalui skema pembiayaan berbasis kelompok. Dengan demikian, setiap agen tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai katalisator perubahan sosial dan ekonomi di lingkungannya, membuka pintu kemandirian bagi ribuan keluarga.
Keberhasilan Holding UMi dalam memperluas jangkauan BRILink Agen Mekaar ini tidak hanya memperkuat posisi BRI Group sebagai lokomotif inklusi keuangan, tetapi juga memberikan dampak multidimensional bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan semakin terbukanya akses permodalan dan transaksi bagi segmen ultra mikro, diharapkan roda perekonomian akar rumput dapat berputar lebih kencang, menciptakan kemandirian finansial, dan pada akhirnya, mendorong kesejahteraan yang merata di seluruh penjuru Indonesia.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar