55tv.co.id – Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dengan tegas membantah anggapan bahwa lembaga yang dipimpinnya hanya berkutat pada upaya menjaga nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Ia menegaskan bahwa fokus Bank Indonesia tidak sesempit itu melainkan mencakup dua sasaran krusial yang berjalan beriringan yaitu stabilitas ekonomi dan pendorong pertumbuhan.

Related Post
Destry menjelaskan bahwa di tengah gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian Bank Indonesia tetap konsisten menjalankan berbagai inisiatif strategis. Kebijakan tersebut dirancang tidak hanya untuk menjaga keseimbangan makroekonomi tetapi juga secara aktif mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa pandangan yang menyebut Bank Indonesia abai terhadap pertumbuhan adalah keliru besar.

Dalam menjalankan mandatnya Bank Indonesia menggunakan instrumen kebijakan moneter secara khusus untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan laju inflasi. Sementara itu untuk mendorong geliat perekonomian instrumen makroprudensial dan sistem pembayaran dioptimalkan.
Lebih lanjut Destry memaparkan komitmen Bank Indonesia untuk terus mendorong sektor perbankan agar meningkatkan fungsi intermediasinya. Tujuannya adalah memastikan penyaluran kredit ke sektor riil terus bertumbuh termasuk dukungan vital bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Berbagai kebijakan makroprudensial telah disiapkan guna menjamin likuiditas perbankan tetap prima sehingga kucuran kredit kepada dunia usaha dapat terus ditingkatkan.










Tinggalkan komentar