55 NEWS – Pasar logam mulia nasional kembali diwarnai dinamika signifikan pada Rabu, 29 April 2026. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dilaporkan terkoreksi tajam, anjlok sebesar Rp30.000 per gram. Penurunan ini membawa harga jual emas Antam ke level Rp2.784.000 per gram, dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.814.000 per gram. Kondisi ini semakin menjauhkan harga emas dari ambang psikologis Rp3 juta per gram yang sempat menjadi harapan para investor.

Related Post
Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga beli kembali emas batangan Antam juga mengalami tekanan serupa. Tercatat, harga buyback hari ini merosot Rp52.000, menjadi Rp2.573.000 per gram. Penurunan ini tentu menjadi perhatian serius bagi para pemilik emas yang berencana untuk merealisasikan keuntungan atau mencairkan investasinya dalam waktu dekat.

Informasi harga emas Antam ini berlaku untuk transaksi pengambilan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Juanda, Jakarta. Namun, berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, beberapa varian emas batangan dilaporkan belum tersedia untuk pembelian saat ini, mengindikasikan adanya fluktuasi pasokan atau permintaan yang tinggi.
Dalam konteks regulasi perpajakan, perlu dicatat bahwa saat ini Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dipungut, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Dengan demikian, nilai PPN tidak akan diperhitungkan dalam total pembayaran.
Kendati demikian, transaksi pembelian emas Antam tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48 Tahun 2023, tarif PPh 22 yang berlaku adalah 0,25 persen. PT Antam Tbk, sebagai penjual, akan menerbitkan bukti potong PPh 22 atas transaksi tersebut, memastikan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang berlaku.
Penurunan harga emas ini tentu memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar dan investor mengenai arah pergerakan harga komoditas berharga ini ke depan. Apakah ini hanya koreksi sesaat atau sinyal tren penurunan yang lebih panjang? Hanya waktu dan sentimen pasar global yang akan menjawabnya.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar