Harga Pangan Melonjak Drastis di Awal Pekan

Harga Pangan Melonjak Drastis di Awal Pekan

55tv.co.id – Masyarakat harus bersiap menghadapi tekanan ekonomi di tingkat rumah tangga. Memasuki awal pekan ini, Senin (2/11/2026), harga berbagai komoditas pangan pokok di pasar nasional dilaporkan mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, hampir seluruh bahan pangan utama mengalami kenaikan harga yang cukup mengkhawatirkan.

COLLABMEDIANET

Kenaikan harga ini menyasar berbagai sektor, mulai dari bumbu dapur, beras, hingga protein hewani. Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling ekstrem adalah bawang merah. Harga bawang merah kini telah menyentuh angka Rp70.000 per kilogram, atau mengalami kenaikan fantastis hingga 89,7 persen. Tak kalah mengejutkan, bawang putih juga meroket sebesar 63,39 persen dengan harga mencapai Rp63.150 per kilogram.

Harga Pangan Melonjak Drastis di Awal Pekan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sektor pangan pokok lainnya, yakni beras, juga tidak luput dari badai kenaikan harga. Beras kualitas bawah I dan II mengalami kenaikan masing-masing sebesar 39,8 persen dan 38,64 persen, sehingga harganya kini berada di kisaran Rp20.900 hingga Rp20.450 per kilogram. Sementara itu, untuk beras kualitas medium I dan II, harganya kini telah mencapai Rp22.300 dan Rp22.350 per kilogram. Bagi konsumen yang mencari kualitas premium, beras kualitas super I dan II juga mengalami kenaikan di angka Rp23.200 dan Rp23.100 per kilogram.

Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas cabai yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Cabai merah keriting kini dibanderol Rp101.900 per kilogram, naik 21,17 persen. Sementara itu, cabai merah besar naik 23,9 persen menjadi Rp91.250 per kilogram. Lonjakan paling tajam pada kelompok cabai terjadi pada cabai rawit merah yang kini mencapai Rp124.400 per kilogram, naik 23,72 persen. Menariknya, di tengah badai kenaikan ini, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan harga sebesar 34,86 persen menjadi Rp52.500 per kilogram.

Bagi pecinta kuliner yang mengandalkan protein, kenaikan harga juga terasa pada daging ayam ras segar yang melonjak 35,05 persen menjadi Rp53.750 per kilogram. Untuk daging sapi, kualitas I kini dibanderol Rp162.500 per kilogram (naik 6,07 persen), sedangkan kualitas II berada di angka Rp151.900 per kilogram (naik 5,56 persen). Selain itu, gula pasir kualitas premium juga mengalami kenaikan tajam sebesar 47,57 persen, sehingga kini harus dibayar seharga Rp30.400 per kilogram.

Fenomena kenaikan harga yang serentak ini tentu menjadi tantangan besar bagi daya beli masyarakat luas. Pemerintah diharapkan dapat segera melakukan langkah-langkah strategis untuk menstabilkan pasokan dan harga di pasar guna mencegah inflasi yang lebih luas di sektor pangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar