55tv.co.id – Dua pejabat tinggi negara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, melayangkan pujian setinggi langit atas program penguatan perempuan yang digagas PNM Mekaar. Apresiasi ini mengemuka saat mereka meninjau langsung praktik ekonomi sirkular inovatif yang dijalankan salah satu nasabah binaan di Bandung.

Related Post
Kunjungan istimewa tersebut menjadi momen berharga untuk menyaksikan bagaimana para perempuan dari kelompok rentan ekonomi mampu membangun sebuah usaha yang tidak hanya mendongkrak kesejahteraan keluarga, tetapi juga menyumbangkan manfaat signifikan bagi lingkungan dan masyarakat luas. Sebuah kisah inspiratif yang membuktikan potensi besar kaum hawa.

Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA dan Kepala BPS berkesempatan menengok langsung geliat usaha milik Ibu Ema, seorang nasabah PNM Mekaar yang sukses merintis model bisnis berbasis ekonomi sirkular. Berawal dari pemanfaatan limbah organik dan anorganik, Ibu Ema berhasil menciptakan jejaring usaha yang terintegrasi secara cerdas. Ia memulai dengan budidaya maggot sebagai pengurai sampah, yang kemudian maggot tersebut dimanfaatkan sebagai pakan lele dan ayam, membentuk sebuah rantai bisnis yang lestari dan saling menguntungkan.
Menteri PPPA Arifah Fauzi secara khusus memberikan sanjungan atas inovasi brilian yang ditunjukkan Ibu Ema. Baginya, ini adalah bukti nyata bahwa perempuan memiliki kapasitas luar biasa untuk menjadi motor penggerak transformasi, baik bagi keluarganya maupun bagi ekosistem sekitar.
"Para ibu bisa mencontoh kegigihan dan ide cemerlang Ibu Ema ini. Beliau mampu mengolah limbah di sekitar kita, baik organik maupun anorganik, menjadi sebuah ekosistem yang bernilai. Ini merupakan langkah konkret untuk menyelamatkan lingkungan sekaligus mendatangkan keuntungan finansial bagi keluarga," tegas Menteri Arifah.
Kisah sukses Ibu Ema, menurutnya, menegaskan bahwa pembinaan perempuan tidak hanya berujung pada peningkatan pendapatan semata. Lebih dari itu, ia juga mampu memicu lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif ganda, baik secara sosial maupun lingkungan, secara bersamaan.










Tinggalkan komentar