55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa impresif pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Selasa (12/8/2025). Bergerak dengan sangat dinamis, IHSG berhasil melesat 139,80 poin atau setara dengan 1,84%, dan finish di level 7.745,73. Kenaikan ini diwarnai dengan dominasi saham-saham yang menguat, menunjukkan optimisme pasar yang cukup tinggi.

Related Post
Dari pantauan pergerakan saham, tercatat sebanyak 386 saham berhasil membukukan kenaikan harga, sementara 260 saham mengalami penurunan. Sejumlah 310 saham lainnya terpantau stagnan. Total transaksi yang terjadi selama sesi I mencapai Rp10,3 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 16,1 miliar saham.

Indeks LQ45 yang berisi saham-saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dan likuiditas tinggi, juga ikut merasakan dampak positif dengan kenaikan sebesar 2,07% ke level 816,17. Indeks JII (Jakarta Islamic Index) yang mengukur kinerja saham-saham syariah, naik tipis 0,62% ke 526,75. Sementara itu, indeks IDX30 dan MNC36 masing-masing menguat 2,10% dan 2,02%.
Secara sektoral, mayoritas sektor terpantau menghijau. Sektor industri mencatat kenaikan tertinggi dengan 4,44%, diikuti oleh sektor teknologi yang melesat 5,20%. Sektor keuangan juga memberikan kontribusi positif dengan kenaikan sebesar 2,72%. Sektor energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, dan infrastruktur juga mencatatkan kenaikan. Hanya sektor properti, bahan baku, dan transportasi yang mengalami koreksi.
Beberapa saham yang menjadi top gainers pada sesi I ini antara lain PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang melonjak 34,18% ke Rp106, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) naik 29,49% ke Rp101, dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang naik 25% ke Rp825.
Di sisi lain, saham-saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPDC) yang turun 14,91% ke Rp628, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turun 9,92% ke Rp1.090, dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) turun 9,92% ke Rp5.450.
Pergerakan IHSG pada sesi I ini memberikan sinyal positif bagi pasar modal Indonesia. Para investor dan pelaku pasar diharapkan dapat terus memantau perkembangan pasar dan mengambil keputusan investasi yang tepat. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan IHSG dan pasar modal dapat diakses melalui 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar