55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan mengalami pelemahan pada sesi pertama perdagangan hari ini. Jumat (28/11/2025), indeks saham terkoreksi 0,33% atau setara 27,87 poin, menyeret IHSG ke level 8.517. Pergerakan ini mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup signifikan di pasar saham.

Related Post
Pada sesi siang ini, aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan total volume saham yang berpindah tangan mencapai 25,11 miliar lembar. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp10,78 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,40 juta kali. Data pasar menunjukkan bahwa jumlah saham yang mengalami penurunan harga lebih banyak, yaitu 346 saham, dibandingkan dengan saham yang harganya naik, sebanyak 254 saham. Sementara itu, 207 saham lainnya terpantau stagnan.

Secara sektoral, mayoritas sektor mengalami tekanan. Sektor teknologi menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan sebesar 0,27%. Sektor energi juga mengalami nasib serupa dengan penurunan 0,25%. Sektor kesehatan terkoreksi lebih dalam, yaitu sebesar 0,52%. Sektor keuangan dan sektor konsumer non-siklikal juga turut melemah masing-masing sebesar 0,15% dan 0,74%. Sektor properti menjadi penopang utama dengan kenaikan signifikan sebesar 1,88%. Sektor infrastruktur naik tipis 0,06%, sektor bahan baku naik 0,18%, sektor transportasi naik 0,11%, sektor industri naik 0,54%.
Pelemahan IHSG pada sesi pertama ini menjadi perhatian para pelaku pasar. Analis 55tv.co.id menilai bahwa sentimen negatif dari pasar regional serta kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global menjadi faktor utama yang memicu aksi jual. Investor cenderung mengambil posisi wait and see sembari mencermati perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar