55tv.co.id – Pasar modal Indonesia diwarnai sentimen negatif sepanjang pekan 7 hingga 11 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG harus rela terparkir di level 6.541, anjlok 1,43 persen atau setara 95,098 poin dari posisi penutupan sebelumnya di 6.636. Namun di tengah tekanan hebat ini, sejumlah saham justru berhasil mencetak keuntungan fantastis, membuat investor terkejut.

Related Post
Meski mayoritas emiten tertekan, data menunjukkan ada secercah harapan. Sebanyak 193 emiten sukses menguat lebih dari dua persen, sementara 103 emiten lainnya membukukan kenaikan tipis antara nol hingga dua persen. Tidak ketinggalan, 203 emiten tercatat stagnan tanpa perubahan harga berarti. Di sisi lain, tekanan pasar memang tak terhindarkan bagi sebagian besar saham. Tercatat 314 emiten melemah lebih dari dua persen, dan 147 emiten lainnya mengalami penurunan kurang dari dua persen.

Di tengah badai merah, saham SAPX muncul sebagai bintang utama dengan lonjakan harga paling mencolok. Saham ini melesat 85,66 persen, dari semula Rp272 menjadi Rp505 per saham dalam sepekan. Kinerja luar biasa ini menempatkan SAPX di puncak daftar saham paling untung.
Tak kalah sensasional, MSJA menyusul dengan kenaikan 83,33 persen. Harganya melonjak dari Rp450 menjadi Rp825. Sementara itu, SHID juga mencatatkan performa impresif, naik 50,46 persen, dari Rp545 ke Rp820.
Selain ketiga jawara tersebut, beberapa saham lain turut memamerkan kekuatan luar biasa. MGNA berhasil menguat 47,92 persen, mencapai harga Rp142. Disusul POLA yang melaju 43,40 persen, mendarat di angka Rp76. Kenaikan signifikan ini menjadi bukti bahwa peluang cuan selalu ada, bahkan di tengah pasar yang bergejolak.










Tinggalkan komentar