55 NEWS – Kabar gembira bagi para pekerja dan guru honorer di seluruh Indonesia! Pemerintah dikabarkan akan kembali mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahun 2025. Dana sebesar Rp600.000 per penerima ini diharapkan dapat menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Bantuan ini direncanakan akan disalurkan pada periode Juni-Juli 2025.

Related Post
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa program BSU 2025 ini menyasar pekerja formal dengan gaji di bawah Rp3,5 juta yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,72 triliun dari APBN untuk merealisasikan program ini. "Pemberian BSU ini ditujukan kepada sebanyak 17,3 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi kabupaten dan kota," ungkap Sri Mulyani pada Juni 2025 lalu.

Penyaluran BSU akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Setiap pekerja yang memenuhi syarat akan menerima Rp300.000 per bulan selama dua bulan, yaitu Juni dan Juli, sehingga totalnya menjadi Rp600.000. Pemerintah berupaya agar penyaluran dapat dilakukan secepatnya pada bulan Juni.
Tak hanya pekerja, guru honorer juga menjadi perhatian pemerintah. Sebanyak 565.000 guru honorer, yang terdiri dari 288.000 guru di bawah Kemendikdasmen dan 277.000 guru di bawah Kementerian Agama, juga akan menerima bantuan serupa. "Guru honorer ini juga akan mendapatkan Rp300.000 per bulan untuk 2 bulan yaitu Rp600.000," tambah Sri Mulyani.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menargetkan penyaluran BSU 2025 dapat dilakukan sebelum pekan kedua Juni 2025. Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan tengah melakukan pemutakhiran data penerima BSU untuk memastikan bantuan tepat sasaran. "Sebelum minggu kedua kami berharap sudah tersalurkan," ujar Yassierli.
Yassierli juga menambahkan bahwa penyaluran BSU telah dilakukan secara rutin sejak pandemi Covid-19. Pemerintah berharap penyaluran BSU 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi para pekerja dan guru honorer. Kunci keberhasilan penyaluran terletak pada data yang akurat dan terverifikasi.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar