55tv.co.id – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan pilar paling krusial yang tidak boleh ditawar dalam seluruh lini sektor transportasi di Indonesia. Komitmen ini disampaikan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan layanan mobilitas yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga menjamin keamanan nyawa para penggunanya.

Related Post
Dalam keterangannya pada Sabtu (3/10/2026), Menhub Dudy memaparkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tengah melakukan langkah-langkah strategis untuk memperkuat standar keselamatan di berbagai moda transportasi. Upaya ini mencakup penguatan regulasi, peningkatan intensitas pemeriksaan di lapangan, pengawasan ketat terhadap operator, hingga tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh penyelenggara transportasi bekerja berdasarkan standar yang jelas dan terukur. Pengawasan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga melalui inspeksi langsung di lapangan untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol keselamatan," ujar Dudy.
Salah satu terobosan penting yang tengah disiapkan oleh Kementerian Perhubungan adalah penyusunan formulasi aturan baru terkait pengelolaan transportasi publik. Menhub mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang kewajiban asesmen khusus bagi para pengelola transportasi, mulai dari tingkat direksi hingga komisaris perusahaan.
Langkah ini terinspirasi dari sektor lembaga keuangan, di mana setiap individu yang menduduki posisi strategis wajib melalui proses asesmen ketat untuk memastikan kompetensi dan integritas mereka dalam mengawasi sektor tersebut. Menhub menilai, pola serupa sangat relevan diterapkan pada sektor transportasi publik karena menyangkut tanggung jawab besar terhadap keselamatan masyarakat luas.
"Sektor transportasi publik memiliki tanggung jawab moral dan hukum yang besar terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para pengambil keputusan di perusahaan transportasi benar-benar memahami dan memiliki pemahaman mendalam mengenai aspek keselamatan dalam setiap kebijakan yang mereka ambil," tambahnya.
Selain fokus pada manajemen perusahaan, perhatian khusus juga diberikan pada sektor transportasi laut. Menhub Dudy menyoroti pentingnya pengawasan terhadap angkutan barang, terutama untuk kategori barang berat yang memiliki risiko tinggi di laut.
Ia secara khusus telah memberikan instruksi tegas kepada sejumlah operator kapal besar di Indonesia, seperti PT Pelni, PT Pelindo, dan PT ASDP Indonesia Ferry. Para operator ini diminta untuk memperketat prosedur pengangkutan kendaraan maupun barang berat guna meminimalisir potensi kecelakaan di perairan.
Dengan adanya penguatan regulasi dan pengawasan yang lebih sistematis ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem transportasi nasional yang lebih aman, andal, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan moda transportasi publik di seluruh pelosok negeri. Melansir laporan dari Okezone Economy, langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam manajemen keselamatan transportasi nasional.










Tinggalkan komentar