Kisah Heroik Petugas BBM Hadapi Gempa NTT

Kisah Heroik Petugas BBM Hadapi Gempa NTT

55tv.co.id – Di tengah guncangan gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur NTT pasokan bahan bakar minyak BBM tetap mengalir lancar. Para pahlawan tak terlihat di balik kemudi mobil tangki dan meja operator SPBU menunjukkan dedikasi luar biasa memastikan kebutuhan energi masyarakat dan penanganan bencana terpenuhi.

COLLABMEDIANET

Meskipun sebagian besar dari mereka turut merasakan dampak langsung gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut para petugas SPBU dan kru mobil tangki AMT tak gentar. Mereka tetap siaga menyalurkan BBM terutama untuk kendaraan darurat seperti ambulans armada penanggulangan bencana serta truk pengangkut bantuan logistik ke desa-desa terpencil.

Kisah Heroik Petugas BBM Hadapi Gempa NTT
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu kisah inspiratif datang dari Fergilus Edy seorang operator SPBU 54.865.01 di Mena Ruteng. Saat gempa mengguncang sekitar pukul enam pagi waktu setempat Fergilus bersama keluarganya bergegas keluar rumah mencari perlindungan. Namun hanya berselang satu jam ia sudah kembali ke posnya membuka layanan SPBU untuk masyarakat.

"Setelah gempa terjadi sekitar pukul tujuh pagi saya sudah kembali bekerja. Kami harus tetap buka dan melayani warga" tutur Fergilus pada Kamis 20 Agustus 2026. Ia menambahkan "Ambulans kendaraan penanggulangan bencana hingga pengangkut sembako ke desa-desa kami prioritaskan tanpa tunda."

Fergilus dan rekan-rekannya harus tetap waspada menghadapi rentetan gempa susulan yang masih terjadi. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra namun tak sedikit pun melunturkan semangat mereka. "Sampai sekarang guncangan masih ada jadi kami harus selalu siap. Yang terpenting masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik dari kami dengan tulus" tegasnya. Dedikasi para petugas ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan dan profesionalisme tetap menyala di tengah cobaan bencana.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar