Tuduhan Amerika ke Indonesia Soal China Terkuak

Tuduhan Amerika ke Indonesia Soal China Terkuak

55tv.co.id – Sebuah laporan mengejutkan dari Amerika Serikat menuding Indonesia terlibat dalam skema pengalihan barang yang membantu eksportir China menghindari tarif masuk. Namun pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto langsung membantah tegas tuduhan tersebut.

COLLABMEDIANET

Laporan berjudul The Great Transhipment Scam menempatkan Indonesia di kelompok Tier 2 bersama beberapa negara lain seperti Brasil Malaysia Thailand Turki dan Vietnam. AS berasumsi Indonesia menjadi basis manufaktur terintegrasi dengan China khususnya untuk produk plastik yang diekspor ke Amerika. Namun Airlangga menegaskan laporan itu hanya berdasar asumsi tanpa konfirmasi valid.

Tuduhan Amerika ke Indonesia Soal China Terkuak
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kami tegaskan tuduhan itu tidak benar" kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa kawasan industri pengolahan seperti di Batam dan Bekasi sudah eksis sejak era 1990-an dengan kepemilikan mayoritas perusahaan nasional. Pasokan bahan baku plastik juga didukung penuh oleh produsen lokal seperti Chandra Asri dan Lotte Chemical.

Menteri Koordinator itu juga meluruskan bahwa produk kemasan plastik buatan Indonesia diprioritakan untuk pasar domestik dan ekspor ke negara-negara tetangga. "Bukan dikirim ke pasar Amerika Serikat" tegasnya. Ini membuktikan bahwa Indonesia tidak terlibat dalam praktik pengalihan barang seperti yang dituduhkan.

Airlangga kembali menekankan bahwa studi tersebut murni berdasarkan anggapan. "Apa yang terjadi sebetulnya tidak seperti apa yang mereka asumsikan" pungkasnya. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan studi yang tidak berdasar fakta lapangan ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar