55tv.co.id – Pagi yang seharusnya lancar berubah menjadi kekacauan bagi ribuan penumpang Commuter Line lintas Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026. Sebuah insiden mengejutkan menimpa KRL nomor 1914 rute Duri menuju Tangerang yang terlibat tabrakan dengan sepeda motor di sebuah perlintasan liar. Kejadian ini sontak memicu gangguan serius pada jadwal perjalanan kereta api.

Related Post
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan membenarkan insiden tersebut. Menurut Leza, tabrakan itu tidak hanya mengganggu operasional tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian depan gerbong KRL. "Bagian depan kereta mengalami kerusakan akibat kejadian ini," jelas Leza dalam keterangannya hari itu.

Untuk meminimalisir dampak penundaan, KAI Commuter segera mengambil langkah cepat. Mereka menerapkan skema operasional satu jalur pada segmen Rawa Buaya hingga Batu Ceper. Kebijakan ini diberlakukan agar kereta tetap bisa melintas meskipun dengan kecepatan terbatas dan secara bergantian.
Akibat penanganan insiden dan skema satu jalur, sejumlah perjalanan Commuter Line rute Tangerang mengalami penumpukan dan penundaan jadwal yang cukup panjang. Petugas di lapangan masih berupaya keras untuk mengevakuasi sarana yang terdampak dan mengurai antrean kereta yang sempat tertahan.
KAI Commuter mendesak seluruh penumpang agar selalu memantau informasi terbaru dari petugas di stasiun maupun melalui kanal resmi perusahaan selama proses normalisasi berlangsung. "Kami meminta para pengguna jasa untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan," tutup Leza, menekankan pentingnya kerja sama penumpang demi kelancaran bersama.










Tinggalkan komentar