55 NEWS – Pemerintah tengah berupaya keras untuk mendongkrak serapan rumah subsidi yang sangat rendah di tahun 2025. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mendorong proyek hunian PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), Meikarta, untuk menjadi lokasi rumah subsidi.

Related Post
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bahkan terjun langsung meninjau dua lokasi potensial pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kedua lokasi tersebut terletak di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, dan Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, masing-masing memiliki luas lahan sekitar 10 hektare.

Maruarar menilai kedua lokasi tersebut sangat strategis karena memiliki akses transportasi yang baik dan berdekatan dengan kawasan industri. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi calon penghuni rumah subsidi.
"Dari sini ke kawasan industri kira-kira 2,5 kilometer, sementara titik pertama sekitar 2 kilometer. Jadi menurut saya lokasinya bagus," ungkap Maruarar dalam keterangan resminya.
Rencananya, di atas lahan seluas 10 hektare tersebut akan dibangun sekitar 18 tower rumah susun yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti sekolah, klinik, taman bermain, dan fasilitas olahraga. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan," tegas Menteri Maruarar.
Menteri PKP juga menekankan bahwa seluruh proses pembangunan akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan dengan prinsip kehati-hatian. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah memastikan bahwa lahan yang digunakan bukan merupakan lahan sawah.
"Kalau sawah tentu tidak boleh digunakan. Itu sudah pasti," pungkasnya.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar