55 NEWS – Indonesia masih bergulat dengan disparitas signifikan dalam pemahaman literasi keuangan antara pria dan wanita. Meskipun akses terhadap berbagai layanan finansial kian terbuka lebar, banyak perempuan belum sepenuhnya menguasai seni pengelolaan keuangan pribadi, apalagi memanfaatkan instrumen investasi secara optimal untuk pertumbuhan aset mereka. Fenomena ini menjadi tantangan krusial dalam upaya mencapai inklusi keuangan yang merata.

Related Post
Menyikapi urgensi tersebut, MNC Sekuritas, berkolaborasi dengan Gerbangtara (Gerakan Bangun Nusantara) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), meluncurkan inisiatif strategis melalui Kartini Online Summit 2026. Acara bertajuk "Sekolah Pasar Modal Level 1 dan Pembukaan Akun Investasi" ini diselenggarakan secara daring pada Selasa, 26 Mei 2026, dengan tujuan utama menjembatani kesenjangan literasi investasi di kalangan perempuan.

Program edukatif ini menghadirkan pakar-pakar di bidangnya, termasuk Andri Muharizal Putra, Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas, serta Aldila Bandaro, Deputi Kepala Wilayah BEI Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Keduanya berbagi wawasan mendalam mengenai seluk-beluk pasar modal dan strategi investasi yang aman serta terjangkau.
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan MNC Sekuritas dan Gerbangtara untuk memperluas cakupan literasi keuangan di kalangan perempuan Indonesia. Data partisipan menunjukkan dominasi perempuan berusia 18 hingga 24 tahun, mengindikasikan antusiasme tinggi dari generasi muda untuk mendalami dunia investasi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pasar modal domestik yang lebih inklusif.
Aie Natasha, Ketua Yayasan Gerbangtara sekaligus CEO Enable Project, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus menjangkau setiap lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil dan komunitas akar rumput. "Bagi perempuan di daerah, di komunitas kecil, di tempat-tempat yang mungkin jauh dari pusat perhatian, mimpi mereka sama besarnya, hanya saja jalannya sering kali lebih panjang," ujar Aie Natasha.
Ia menambahkan, melalui Kartini Online Summit ini, pihaknya berupaya menciptakan platform yang tidak hanya inspiratif bagi segelintir individu, tetapi juga inklusif dan memberikan dampak nyata bagi banyak orang. "Ruang yang membuka pintu kesempatan, dan ruang yang mengingatkan bahwa tidak ada perempuan yang terlalu kecil untuk memimpin dan bermimpi," pungkas Aie Natasha, menekankan pentingnya akses dan kesempatan yang setara dalam mencapai kemandirian finansial dan kepemimpinan perempuan di berbagai sektor.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar