Mimpi Manis Swasembada Gula Terganjal Lahan

Mimpi Manis Swasembada Gula Terganjal Lahan

55tv.co.id – Pemerintah Indonesia kini menggalakkan program swasembada gula nasional sebuah upaya besar yang mengharuskan industri gula rafinasi memiliki perkebunan tebu sendiri demi mencapai kemandirian gula. Namun rencana ambisius ini justru menghadapi keraguan serius dari Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Aptri yang menilai kebijakan tersebut sulit terwujud dalam waktu dekat.

COLLABMEDIANET

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Aptri Soemitro Samadikoen menjelaskan kendala utama terletak pada persediaan lahan yang memadai. Menurutnya dibutuhkan tambahan sekitar 700.000 hektar lahan tebu untuk memenuhi target pemerintah sebuah angka fantastis. Soemitro mempertanyakan apakah lahan seluas itu bisa tersedia dan ditanami dalam kurun waktu dua tahun yang sangat singkat. Ini bukan sekadar menanam tetapi juga menyiapkan infrastruktur pendukung ujarnya.

Mimpi Manis Swasembada Gula Terganjal Lahan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Aptri sendiri telah lama menyoroti kesulitan pengembangan perkebunan tebu di Merauke Papua yang terhambat masalah lahan serta infrastruktur. Soemitro menegaskan rencana produksi gula dari Merauke sejak beberapa tahun lalu sudah mereka kritik karena dinilai tidak realistis.

Selain isu lahan ada pula tantangan teknis yang tidak kalah penting. Pabrik gula rafinasi pada dasarnya tidak dirancang untuk mengolah tebu secara langsung. Selama ini bahan baku utama mereka adalah gula mentah atau gula setengah jadi yang sebagian besar masih diimpor. Ini menambah kompleksitas upaya pemerintah mencapai swasembada gula secara menyeluruh.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar