Misteri Keterlambatan Kereta Api Terkuak! Banjir Jawa Tengah Jadi Biang Keladi?

Misteri Keterlambatan Kereta Api Terkuak! Banjir Jawa Tengah Jadi Biang Keladi?

55 NEWS – Dampak banjir di Jawa Tengah terhadap perjalanan kereta api mulai terkuak. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa saat ini, sekitar 85% perjalanan kereta api telah kembali normal pasca-banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Namun, misteri keterlambatan masih menghantui sebagian perjalanan.

COLLABMEDIANET

Menhub Dudy menyampaikan keprihatinannya atas dampak banjir yang tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga mengganggu kelancaran transportasi, terutama operasional kereta api. "Kami terus berkoordinasi intensif dengan PT KAI, BMKG, pemerintah daerah, dan aparat setempat untuk mengambil langkah-langkah penanganan yang cepat dan terukur, tanpa mengabaikan aspek keselamatan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/1/2026).

 Misteri Keterlambatan Kereta Api Terkuak! Banjir Jawa Tengah Jadi Biang Keladi?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah mengambil langkah cepat dengan memberlakukan pengaturan khusus pada jalur kereta api yang terdampak banjir. Pembatasan kecepatan menjadi prioritas utama, dengan kecepatan maksimal 40 km/jam pada jalur hulu dan 30 km/jam pada jalur hilir. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Demi keselamatan penumpang dan kelancaran operasional, kami memberlakukan pembatasan kecepatan di jalur yang masih tergenang air. Hal ini menyebabkan keterlambatan perjalanan, namun berdasarkan data dari PT KAI, 85% perjalanan kereta api telah pulih dan berjalan normal. Sementara sisanya, sekitar 15%, masih mengalami keterlambatan," jelas Menhub Dudy. Pemerintah terus berupaya untuk memulihkan seluruh perjalanan kereta api agar kembali normal secepat mungkin.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar