55 NEWS – Gelombang pasokan energi vital kembali menerjang pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) seiring kedatangan armada kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga di Pelabuhan Ampenan. Manuver logistik strategis ini membawa muatan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 6.000 kiloliter (KL), sebuah suntikan energi krusial untuk menopang denyut ekonomi dan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Related Post
Muatan masif ini terbagi rata, terdiri dari 3.000 KL Pertalite dan 3.000 KL B40, yang siap didistribusikan untuk memenuhi beragam kebutuhan. Mulai dari mobilitas harian masyarakat, operasional sektor transportasi yang menjadi tulang punggung pergerakan barang dan jasa, hingga menopang roda aktivitas industri yang terus berputar di selatan Nusantara.

Kapal tanker Transko Antasena, yang menjadi ujung tombak dalam misi distribusi ini, menegaskan perannya sebagai bagian integral dari rantai pasok energi nasional. Pelabuhan Ampenan sendiri bukan sekadar dermaga, melainkan simpul distribusi BBM yang tak tergantikan di kawasan Nusa Tenggara, memegang kunci stabilitas pasokan regional.
Dari terminal strategis ini, pasokan energi akan mengalir deras ke berbagai kabupaten dan kota di Pulau Lombok serta wilayah sekitarnya. Ribuan konsumen, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga industri besar, akan merasakan dampak langsung dari ketersediaan BBM yang terjamin setiap harinya, memastikan roda perekonomian terus berputar tanpa hambatan.
Menanggapi pergerakan logistik ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menekankan urgensi peran armada laut dalam menjaga ketahanan energi nasional. "Distribusi melalui jalur laut adalah tulang punggung utama, terutama bagi wilayah kepulauan seperti NTB yang secara geografis sangat bergantung pada efisiensi dan keandalan transportasi maritim," ujarnya, seperti dikutip dari 55tv.co.id. Langkah proaktif Pertamina ini tidak hanya menjamin ketersediaan BBM, tetapi juga menjadi indikator kuat komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan stabilitas sosial melalui jaminan akses energi yang merata dan berkelanjutan.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar