55tv.co.id – PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan penerbangan berkelanjutan di Indonesia. Perusahaan energi pelat merah ini baru saja memperluas cakupan sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification ISCC sebagai langkah strategis mendukung pengembangan dan komersialisasi bahan bakar penerbangan berkelanjutan SAF. Hingga tahun 2026 sertifikasi penting ini telah menjangkau lima lokasi vital termasuk Aviation Fuel Terminal AFT Juanda dan Integrated Terminal IT Surabaya.

Related Post
Alimuddin Baso selaku Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa perluasan sertifikasi ISCC ini krusial untuk memperluas akses layanan SAF sekaligus memastikan matangnya persiapan jaringan distribusi. Hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan sektor penerbangan yang semakin berorientasi pada keberlanjutan.

"Dengan semakin luasnya jangkauan sertifikasi dan ketersediaan infrastruktur kami penuh keyakinan dapat menyajikan pelayanan yang lebih dekat dengan permintaan operator penerbangan sekaligus mendorong kemajuan ekosistem SAF nasional" ungkap Alimuddin pada Selasa 1 September 2026.
Sertifikasi ISCC yang baru saja diterbitkan pada 8 Agustus 2026 ini akan berlaku selama satu tahun penuh. Lima lokasi strategis yang kini tercakup meliputi AFT Soekarno-Hatta AFT Halim Perdanakusuma AFT Ngurah Rai AFT Juanda dan IT Surabaya.
Ekspansi sertifikasi ke AFT Juanda membuka gerbang baru bagi Pertamina Patra Niaga untuk mengakomodasi permintaan SAF secara sukarela dari maskapai di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Sementara itu IT Surabaya mencatatkan sejarah sebagai Integrated Terminal pertama di lingkungan Pertamina Patra Niaga yang berhasil meraih sertifikasi ISCC sebuah pencapaian signifikan dalam upaya transisi energi hijau di sektor aviasi.








Tinggalkan komentar