55tv.co.id – Presiden terpilih Prabowo Subianto dilaporkan telah mengeluarkan arahan krusial kepada jajaran terkait. Fokus utama instruksi ini adalah penanganan cepat terhadap insiden pemadaman listrik yang melanda beberapa daerah, serta menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat nasional.

Related Post
Pernyataan ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/8/2026). Bahlil mengakui adanya gangguan pasokan listrik di beberapa titik, terutama di wilayah Kalimantan. Menanggapi kondisi tersebut, Presiden Prabowo memerintahkan agar segera diambil tindakan konkret dan terukur bersama PT PLN Persero guna menuntaskan persoalan ini.

Bahlil menegaskan bahwa insiden mati listrik ini bukan dipicu oleh kelangkaan pasokan energi. Menurut informasi yang diterima dari PLN, gangguan tersebut lebih disebabkan oleh aktivitas pemeliharaan infrastruktur. Kementerian ESDM bersama PLN berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan permasalahan ini demi kenyamanan masyarakat.
Selain isu kelistrikan, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian serius pada dinamika harga BBM di pasar domestik. Bahlil mengungkapkan bahwa arahan utama dari Kepala Negara adalah menjaga agar harga BBM bersubsidi tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Sementara itu, untuk jenis BBM nonsubsidi, pemerintah akan mempertimbangkan penyesuaian harga berdasarkan fluktuasi harga minyak mentah dunia. Jika harga minyak global menunjukkan tren penurunan, harga BBM nonsubsidi di dalam negeri juga diharapkan dapat disesuaikan ke bawah, bukan sebaliknya. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan harga yang adil bagi konsumen seiring pergerakan pasar internasional.








Tinggalkan komentar