55tv.co.id – Publik bertanya-tanya mengapa Ibu Kota Nusantara IKN tak disinggung Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara RAPBN 2027. Kepala Otorita IKN OIKN Basuki Hadimuljono akhirnya angkat bicara menanggapi absennya proyek strategis itu dari daftar prioritas yang disebut secara eksplisit. Ia menegaskan pembangunan IKN tetap menjadi agenda utama negara meski tidak disebutkan secara spesifik.

Related Post
Basuki menjelaskan bahwa IKN merupakan bagian integral dari program pembangunan infrastruktur nasional. Menurutnya tidak perlu ada penyebutan khusus mengingat posisinya yang sudah jelas dalam kerangka kerja pemerintah. Pernyataan ini disampaikan Basuki di IKN pada Sabtu 15 Agustus 2026 sehari setelah pidato kenegaraan Presiden.

"IKN termasuk dalam kelompok infrastruktur serta kewilayahan dan desa. Saya yakin proyek ini ada di dalam kluster tersebut" ujar Basuki. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo dalam pidatonya memang lebih memfokuskan pada delapan sektor prioritas nasional yang lebih luas.
Sebelumnya Presiden Prabowo mengumumkan bahwa belanja negara untuk RAPBN 2027 direncanakan mencapai Rp4.0972 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari APBN 2026 yang sebesar Rp3.8427 triliun. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta pada Jumat 14 Agustus 2026.










Tinggalkan komentar