Prediksi Mengejutkan Mudik Lebaran 2026: Sektor Aviasi Siap Meledak, Lebih dari 9 Juta Penumpang Diproyeksikan Terbang! Apa Strategi InJourney Airports?

Prediksi Mengejutkan Mudik Lebaran 2026: Sektor Aviasi Siap Meledak, Lebih dari 9 Juta Penumpang Diproyeksikan Terbang! Apa Strategi InJourney Airports?

55 NEWS – Dinamika mobilitas masyarakat Indonesia selama periode mudik Lebaran 2026 diproyeksikan akan kembali mencapai puncaknya di sektor penerbangan. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Wakil Direktur Utamanya, Achmad Syahir, mengungkapkan estimasi yang signifikan: sekitar 9,03 juta individu diperkirakan akan memanfaatkan moda transportasi udara. Angka ini menandakan pertumbuhan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya, mengindikasikan pemulihan dan peningkatan kepercayaan publik terhadap perjalanan udara.

COLLABMEDIANET

Tidak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga diperkirakan mengalami lonjakan. Proyeksi menunjukkan peningkatan sebesar 3,24 persen, mencapai 63.553 penerbangan, naik dari 61.556 penerbangan pada tahun sebelumnya. Dua gerbang udara utama yang menjadi tulang punggung konektivitas nasional, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, diprediksi akan menjadi yang tersibuk. Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan melayani sekitar 3,01 juta penumpang, sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan menangani sekitar 1,13 juta penumpang.

Prediksi Mengejutkan Mudik Lebaran 2026: Sektor Aviasi Siap Meledak, Lebih dari 9 Juta Penumpang Diproyeksikan Terbang! Apa Strategi InJourney Airports?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Periode angkutan Lebaran selalu menjadi puncak kesibukan operasional kami sepanjang tahun. Oleh karena itu, InJourney Airports, bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, berkomitmen penuh untuk menjamin ketersediaan kapasitas angkutan udara yang memadai bagi para pemudik," jelas Syahir dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (11/3/2026). Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan bandara untuk beroperasi 24 jam sehari akan disesuaikan dengan kebutuhan maskapai, termasuk mengakomodasi permintaan penerbangan tambahan (extra flight) guna mengantisipasi lonjakan permintaan.

Selain Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai, tiga bandara lain yang diprediksi akan sangat sibuk selama Angkutan Lebaran 2026 adalah Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Kelima bandara ini menjadi fokus utama dalam upaya menjaga kelancaran arus penumpang dan pesawat.

Untuk memastikan kelancaran operasional dan kualitas pelayanan di tengah periode puncak ini, seluruh bandara di bawah naungan InJourney Airports akan mengaktifkan Posko Terpadu Monitoring Data. Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai dari 13 hingga 30 Maret 2026. "Pengaktifan posko ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempermudah koordinasi antar pemangku kepentingan di lingkungan bandara," lanjut Syahir. Posko tersebut akan berfungsi sebagai pusat pengolahan data dan laporan, yang hasilnya akan menjadi landasan vital dalam perumusan kebijakan, penjaminan kelancaran operasional dan pelayanan bandara, serta keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Achmad Syahir menegaskan kembali komitmen InJourney Airports untuk mewujudkan pengalaman angkutan Lebaran yang aman, selamat, dan nyaman. Kolaborasi erat dengan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mengimplementasikan inisiatif "Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan" demi kepentingan seluruh pengguna jasa penerbangan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar