55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini membuka suara terkait dukungan pemerintah terhadap penguatan Badan Karantina Indonesia Barantin. Namun ada fakta mengejutkan di balik komitmen tersebut Purbaya menegaskan bahwa implementasi program Barantin harus dilakukan secara bertahap.

Related Post
Keputusan ini bukan tanpa alasan Situasi defisit anggaran saat ini menuntut kehati-hatian ekstra dalam mengalokasikan pos pengeluaran baru. Purbaya menekankan pentingnya menyesuaikan setiap langkah dengan kapasitas keuangan negara yang terbatas serta agenda pembangunan nasional yang mendesak. Karantina memang vital namun pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan prioritas ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Purbaya menerima kunjungan Kepala Barantin beserta jajaran di Kantor Kementerian Keuangan. Pertemuan penting itu membahas kolaborasi lintas institusi demi peningkatan biosekuriti efisiensi arus barang ekspor-impor serta manajemen anggaran yang optimal.
Dalam kesempatan tersebut Barantin memaparkan sejumlah inisiatif krusial. Di antaranya pemantapan sistem keamanan hayati akselerasi integrasi layanan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui platform National Logistics Ecosystem NLE pengoptimalan penerimaan negara di luar pajak hingga modernisasi fasilitas laboratorium dan transformasi digital layanan. Purbaya berpendapat titik berat awal penguatan sistem biosekuriti nasional sebaiknya difokuskan pada pengetatan pengawasan ketat terhadap lalu lintas barang ekspor dan impor.










Tinggalkan komentar