55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menyampaikan sebuah pesan krusial kepada para mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Di tengah pusaran perubahan global yang tak terhindarkan, Purbaya menekankan bahwa ada satu hal yang tidak bisa dibeli dengan uang, melainkan harus dibangun dan dijaga dengan sepenuh hati: integritas.

Related Post
Dalam perayaan Dies Natalis ke-11 PKN STAN, Purbaya menguraikan bagaimana lanskap ekonomi dunia kini bergejolak hebat. Perang dagang, pergeseran rantai pasok global, pesatnya perkembangan teknologi, transisi energi, hingga dinamika geopolitik telah menciptakan serangkaian tantangan baru yang harus dihadapi setiap negara, termasuk Indonesia. Menurutnya, bukan lagi pertanyaan apakah Indonesia akan terdampak, melainkan seberapa cepat bangsa ini mampu membaca arah perubahan, disiplin dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta berani melakukan perbaikan tata kelola.

Purbaya menegaskan bahwa APBN merupakan instrumen vital negara untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil dan makmur. Namun, ia mengingatkan bahwa belanja pemerintah hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan aktivitas ekonomi nasional. Oleh karena itu, pengelolaan fiskal harus mampu berperan sebagai katalisator yang mendorong sektor swasta menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi. Pemerintah, lanjut Purbaya, terus berupaya memperkuat kualitas pengelolaan fiskal, baik melalui disiplin menjaga defisit dan keberlanjutan utang, maupun melalui optimalisasi pengelolaan kas negara demi mendukung likuiditas dan aktivitas ekonomi.
Di tengah sengitnya persaingan global, daya saing suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alamnya, melainkan juga oleh kualitas institusi yang mampu menghadirkan kepastian, efisiensi, dan kepercayaan. Dalam konteks ini, Purbaya menyoroti peran sentral aparatur negara, termasuk para calon lulusan PKN STAN, dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif guna meningkatkan daya saing Indonesia.
"Peran Anda nantinya akan sangat menentukan apakah kita bisa bersaing di pasar global. Bea Cukai yang bersih, pajak yang bersih, dan penyederhanaan kebijakan kita akan sangat memengaruhi daya saing Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional. Jadi, belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena nasib bangsa ini ada di tangan Anda semua," tegas Purbaya.
Kepada para mahasiswa PKN STAN, Menteri Keuangan berpesan agar mereka terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan keuangan negara di masa depan. Ia menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan setiap amanah publik.
"Keterampilan bisa dilatih, sistem bisa dibangun, teknologi bisa dibeli, tetapi integritas adalah hal yang harus dijaga sejak awal, setiap hari, terutama saat tidak ada seorang pun yang melihat," pungkas Purbaya, memberikan penekanan pada nilai kejujuran dan moralitas sebagai pilar utama keberhasilan.










Tinggalkan komentar