Rahasia Pemerintah Bocor! Kredit Rp10 Miliar Siap Guyur Industri Ini, Apa Syaratnya?

Rahasia Pemerintah Bocor! Kredit Rp10 Miliar Siap Guyur Industri Ini, Apa Syaratnya?

55 NEWS – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan dua skema pembiayaan prioritas yang diharapkan menjadi angin segar bagi sektor pertanian dan industri padat karya. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi kedua sektor tersebut, mulai dari produktivitas yang stagnan hingga tekanan persaingan global. Skema yang dimaksud adalah Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dan Kredit Industri Padat Karya (KIPK).

COLLABMEDIANET

Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengungkapkan bahwa sektor pertanian membutuhkan dorongan untuk meningkatkan mekanisasi dan produktivitas. Sementara itu, industri padat karya memerlukan sokongan modal kerja agar tetap kompetitif dan mampu mempertahankan lapangan kerja di berbagai daerah.

 Rahasia Pemerintah Bocor! Kredit Rp10 Miliar Siap Guyur Industri Ini, Apa Syaratnya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Peluncuran skema kredit ini ditandai dengan Focus Group Discussion (FGD) di Jawa Barat, sebuah wilayah yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. FGD ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran Kredit Alsintan dan mensosialisasikan KIPK kepada para pelaku industri.

Hingga 19 Agustus 2025, penyaluran Kredit Alsintan telah mencapai Rp30,73 miliar yang disalurkan kepada 43 debitur. Bank Sulselbar menjadi penyalur utama dengan total penyaluran mencapai Rp17,85 miliar. Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan penyaluran Kredit Alsintan, termasuk penyesuaian kebijakan berdasarkan potensi daerah, edukasi dan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

KIPK sendiri dirancang untuk mendukung pembiayaan revitalisasi mesin, dengan tujuan meningkatkan produktivitas industri. Debitur KIPK berkesempatan memperoleh pinjaman dengan plafon antara Rp500 juta hingga Rp10 miliar, dengan subsidi bunga dari pemerintah sebesar 5 persen. Sektor-sektor yang menjadi fokus utama KIPK meliputi industri makanan dan minuman, tekstil, pakaian jadi, kulit, alas kaki, furnitur, dan tak ketinggalan, mainan anak-anak. Pelaku industri pakaian, sepatu dan mainan anak kini bisa bernafas lega dengan adanya program ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar