55tv.co.id – Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Danantara Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara menanggapi keraguan publik atas peringkat kredit instrumen surat utang Panda Bond Indonesia. Dengan tegas ia menyatakan bahwa surat utang global berdenominasi yuan tersebut telah meraih peringkat AAA yang sempurna, bahkan ada pihak yang menuduhnya berbohong.

Related Post
Pemerintah Indonesia sebelumnya sukses menerbitkan surat utang global yang dikenal sebagai Panda Bond senilai 7 miliar yuan atau setara sekitar 18,58 triliun rupiah. Transaksi monumental ini, menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko DJPPR Kementerian Keuangan, berhasil memanfaatkan momentum positif di pasar obligasi Tiongkok dan disambut antusias oleh para investor global.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto menjelaskan bahwa penerbitan Panda Bond ini mencatat kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 2,4 kali. Puncak permintaan bahkan mencapai 17 miliar yuan, atau sekitar 45,23 triliun rupiah, menunjukkan kepercayaan pasar yang luar biasa terhadap instrumen keuangan Indonesia pada 23 Juli 2026.
Penerbitan obligasi ini terbagi dalam dua seri menarik. Seri pertama dengan tenor 3 tahun dialokasikan sebesar 5,6 miliar yuan, sekitar 14,86 triliun rupiah, dengan imbal hasil 1,90 persen. Seri ini mencatat penawaran masuk mencapai 12,38 miliar yuan, menghasilkan rasio bid-to-cover 2,2 kali. Sementara itu, seri kedua dengan tenor 5 tahun dialokasikan 1,4 miliar yuan, setara 3,59 triliun rupiah, dengan imbal hasil 2,19 persen. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai 4,62 miliar yuan, dengan rasio bid-to-cover yang lebih tinggi, yakni 3,3 kali.










Tinggalkan komentar