Realisasi Rumah Subsidi Melesat! Puluhan Ribu Unit Terdistribusi, Bank Ini Kuasai Nyaris Separuh Pasar FLPP! Ada Apa Dibaliknya?

Realisasi Rumah Subsidi Melesat! Puluhan Ribu Unit Terdistribusi, Bank Ini Kuasai Nyaris Separuh Pasar FLPP! Ada Apa Dibaliknya?

55 NEWS – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) merilis data terkini yang menunjukkan geliat positif dalam penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi. Hingga 11 Juni 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 77.532 unit rumah, merepresentasikan 22,15 persen dari target ambisius pemerintah tahun ini sebanyak 350.000 unit. Capaian ini menjadi indikator awal yang menjanjikan bagi sektor perumahan rakyat, sebagaimana dilaporkan oleh 55tv.co.id.

COLLABMEDIANET

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa tren penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP terus menunjukkan momentum positif. "Kami tidak hanya fokus pada monitoring kinerja bank penyalur dan asosiasi pengembang, namun juga intensif melakukan sosialisasi agar aksesibilitas program rumah subsidi semakin luas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," ujar Heru dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (14/6/2026). Ia menambahkan, upaya ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan berbagai mitra strategis, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, perbankan, dan asosiasi pengembang perumahan.

Realisasi Rumah Subsidi Melesat! Puluhan Ribu Unit Terdistribusi, Bank Ini Kuasai Nyaris Separuh Pasar FLPP! Ada Apa Dibaliknya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pencapaian signifikan ini merupakan buah sinergi antara BP Tapera dengan 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang yang tersebar di seluruh Indonesia. Data menunjukkan, realisasi KPR Sejahtera FLPP telah menjangkau 8.859 perumahan subsidi yang dikembangkan oleh 9.163 pengembang. Jangkauan geografisnya pun impresif, meliputi 375 kabupaten/kota di 35 provinsi, menandakan pemerataan akses perumahan bagi MBR.

Di sektor perbankan, Bank BTN kembali menunjukkan dominasinya sebagai penyalur FLPP terbesar. Kontribusinya mencapai 37.657 unit rumah, atau setara dengan 48,56 persen dari total penyaluran hingga saat ini. Posisi kedua ditempati oleh Bank Syariah Nasional dengan 19.088 unit (24,61 persen), diikuti oleh Bank BRI yang menyalurkan 6.275 unit (8,09 persen). Bank BNI berkontribusi 5.608 unit (7,23 persen), sementara Bank Mandiri mencatatkan 2.755 unit (3,55 persen). Sisa 7,96 persen dari total penyaluran disumbangkan oleh mitra bank penyalur FLPP lainnya, menunjukkan kompetisi yang sehat di antara lembaga keuangan.

Sementara itu, dari sisi asosiasi pengembang, Real Estat Indonesia (REI) menjadi kontributor utama dengan realisasi tertinggi mencapai 32.026 unit rumah, atau 41,3 persen dari total penyaluran FLPP. Peran asosiasi ini sangat krusial dalam memastikan ketersediaan pasokan rumah subsidi yang berkualitas dan terjangkau. Dengan capaian di awal semester ini, BP Tapera optimis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai, bahkan terlampaui, demi mewujudkan impian jutaan keluarga Indonesia memiliki hunian layak dan terjangkau.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar