55 NEWS – Kabar gembira bagi petani Indonesia! Presiden terpilih Prabowo Subianto dikabarkan telah memberikan sinyal positif untuk ekspor beras ke Malaysia. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan, lampu hijau ini menjadi angin segar bagi potensi peningkatan devisa negara dan kesejahteraan petani.

Related Post
Sudaryono menjelaskan, komunikasi intensif telah dilakukan dengan pengusaha Malaysia yang berminat mengimpor beras dari Indonesia. Bahkan, kebutuhan awal yang disampaikan mencapai 2.000 ton per bulan. "Kemarin bilangnya begitu, tapi kita lihat, kemarin bilang sama saya, ya kebutuhannya 2.000 ton sebulan," ujar Sudaryono di sela Rapat Pembahasan Potensi dan Strategi Pengembangan Budidaya Komoditas Pertanian di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Pemerintah Indonesia, lanjut Sudaryono, siap menjalankan instruksi Presiden untuk melakukan ekspor beras. Saat ini, pemerintah menunggu kesiapan dan mekanisme dari pihak Malaysia untuk memulai kerja sama tersebut. Pembahasan mengenai ekspor beras ini, menurut Sudaryono, tidak dilakukan pada forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT), melainkan telah berlangsung intensif di tingkat kementerian dan lintas pemangku kepentingan terkait.
Wamentan memastikan Indonesia akan mengikuti mekanisme kerja sama sesuai prosedur yang disepakati. Pemerintah Indonesia kini menanti tindak lanjut dari Malaysia sebelum pengiriman beras dapat dilakukan secara resmi. Jika terealisasi, ekspor beras ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, serta membuka peluang kerja sama ekonomi lainnya.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar