55tv.co.id – Di tengah gejolak pasar modal yang diwarnai aksi jual bersih investor domestik mencapai 7 koma 1 triliun rupiah sejumlah saham justru tampil perkasa Periode perdagangan 27 hingga 31 Juli 2026 menyajikan kejutan luar biasa bagi para pelaku pasar Ada emiten yang harganya melesat tak terkendali membuat banyak orang terheran heran

Related Post
PT Bach Multi Global Tbk dengan kode saham BACH menjadi bintang utama pekan ini Saham perusahaan ini terbang tinggi hingga 67 koma 62 persen Harga penutupannya melonjak dari 525 menjadi 880 rupiah per lembar saham Sebuah pencapaian fantastis di tengah bayang bayang kerugian

Kenaikan BACH diikuti ketat oleh PT Dwi Guna Laksana Tbk berkode DWGL Saham DWGL menguat signifikan 60 koma 87 persen dari 230 menjadi 370 rupiah Posisi ketiga ditempati PT Mega Perintis Tbk atau ZONE yang juga mencatat kenaikan impresif 51 koma 49 persen Harga ZONE melesat dari 505 menjadi 765 rupiah
Tak kalah menarik PT Intermedia Capital Tbk MDIA melonjak 50 koma 39 persen Harga sahamnya naik dari 127 menjadi 191 rupiah Kemudian ada PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA yang menguat 47 koma 88 persen Saham BAJA bergerak dari 165 menjadi 244 rupiah
Deretan saham dengan kenaikan luar biasa lainnya meliputi PT Era Media Sejahtera Tbk DOOH yang naik 42 koma 53 persen Ada juga PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk NSSS menguat 38 koma 12 persen Selanjutnya PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk OPMS naik 31 koma 31 persen PT Karya Pacific Energy Tbk IATA menguat 31 koma 03 persen serta PT KDB Tifa Finance Tbk TIFA yang melonjak 29 koma 55 persen Mereka semua menunjukkan performa istimewa sepanjang pekan ini
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan IHSG juga berhasil menutup pekan dengan senyuman IHSG menguat tipis 0 koma 64 persen mencapai level 6236 koma 126 dari posisi 6196 koma 430 pada pekan sebelumnya Penguatan indeks ini terjadi di tengah pergerakan saham yang bervariasi Tercatat 166 saham naik lebih dari dua persen 95 saham menguat hingga dua persen 219 saham stagnan 168 saham turun hingga dua persen dan 315 saham terkoreksi lebih dari dua persen Ini menunjukkan dinamika pasar yang penuh tantangan namun tetap menawarkan peluang










Tinggalkan komentar