55tv.co.id – Sebuah wacana menarik kembali mencuat terkait diskon tarif listrik sebesar 50 persen. Usulan ini diharapkan dapat diterapkan pada paruh kedua tahun 2026, dengan tujuan utama menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil hingga akhir tahun.

Related Post
Ide pemberian potongan harga listrik setengah ini datang dari Direktur Insights Kadin Indonesia Institute, Fakhrul Fulvian. Ia menekankan pentingnya pemerintah menyiapkan stimulus ekstra demi menopang kekuatan ekonomi rakyat di tengah tahun 2026. Selain diskon listrik, Fakhrul juga menyarankan agar penyaluran bantuan sosial diperbesar untuk efek yang lebih signifikan.

Kebijakan serupa, yakni diskon tarif listrik 50 persen, pernah dinikmati publik pada periode Januari hingga Februari 2025. Kala itu, kebijakan tersebut terbukti sangat membantu dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Indonesia.
Fakhrul menambahkan, dorongan terhadap peningkatan belanja masyarakat menjadi krusial, terutama di tengah upaya konsolidasi fiskal yang sedang dijalankan pemerintah. "Saya menyarankan agar pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini, pemerintah sebaiknya memberikan bantuan sosial dalam jumlah yang besar," ujarnya saat ditemui di Menara Kadin Jakarta.










Tinggalkan komentar