Strategi Cerdas Petani Hadapi El Nino

Strategi Cerdas Petani Hadapi El Nino

55tv.co.id – Fenomena El Nino yang memicu musim kemarau berkepanjangan kini tengah menjadi ancaman nyata bagi sektor pertanian di berbagai wilayah Indonesia. Kekeringan ekstrem yang melanda menyebabkan pasokan air menyusut drastis, sehingga banyak lahan pertanian produktif terpaksa dibiarkan menganggur atau tidak ditanami sama sekali. Namun, di tengah situasi sulit tersebut, sebagian petani justru menemukan celah untuk tetap bertahan dan menjaga produktivitas ekonomi mereka melalui komoditas yang tak biasa.

COLLABMEDIANET

Alih-alih menyerah pada keadaan, para petani mulai beralih ke budidaya tembakau sebagai solusi cerdas menghadapi minimnya sumber daya air. Tembakau dikenal sebagai tanaman yang memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi kering. Karakteristik tanaman ini yang tidak membutuhkan irigasi intensif menjadikannya primadona baru di tengah ancaman kekeringan yang melanda.

Strategi Cerdas Petani Hadapi El Nino
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu pelaku usaha tani, Katino, mengungkapkan bahwa pemilihan tembakau merupakan langkah strategis untuk menyiasati keterbatasan air. Menurut pengalamannya, jika petani menanam tanaman pangan seperti padi atau palawija lainnya, risiko gagal panen akibat kekeringan akan sangat tinggi karena tanaman tersebut sangat bergantung pada ketersediaan air yang melimpah.

"Dulu, saat musim kemarau tiba, lahan kami sering kali tidak produktif. Kami terpaksa menunggu musim hujan datang hanya untuk bisa mulai menanam kembali karena air sangat terbatas," ujar Katino saat memberikan keterangannya pada Selasa (22/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa tembakau menjadi pilihan utama karena sifat biologisnya yang mampu beradaptasi dengan lahan kering. Dengan kebutuhan air yang relatif sedikit dibandingkan komoditas lainnya, petani tetap bisa mengolah lahan secara maksimal tanpa harus khawatir akan krisis air yang berkepanjangan. Hal ini memungkinkan perputaran ekonomi di tingkat petani tetap berjalan meskipun cuaca sedang tidak bersahabat.

Perjalanan Katino dalam menekuni dunia pertanian ini pun tergolong unik. Ia bukanlah petani tradisional yang lahir dari keluarga agraris. Sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia budidaya tembakau pada tahun 2019, ia menjalani profesi sebagai seorang sopir truk. Ketertarikannya pada dunia pertanian muncul setelah ia belajar secara otodidak dari sesama petani mengenai teknik penanaman tembakau yang efektif.

Kini, melalui ketekunan dan pemilihan komoditas yang tepat, ia berhasil membuktikan bahwa fenomena alam seperti El Nino tidak selalu berarti kerugian. Dengan strategi pemilihan jenis tanaman yang adaptif terhadap iklim, petani dapat mengubah tantangan menjadi peluang untuk tetap menjaga ketahanan pangan dan stabilitas pendapatan keluarga. Fenomena ini menjadi pelajaran berharga bagi sektor pertanian nasional mengenai pentingnya diversifikasi tanaman dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar