Strategi Jitu Kadin Terkuak! Program Pangan Nasional Ini Tak Hanya Bikin Kenyang, Tapi Juga ‘Suntik Mati’ Kesenjangan Ekonomi Daerah? Simak Analisis Mendalamnya!

55 NEWS – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, baru-baru ini menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai inisiatif strategis yang jauh melampaui sekadar pemenuhan gizi. Menurut Anindya, program ini memiliki potensi besar untuk tidak hanya meningkatkan kualitas generasi mendatang dan memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak vital bagi perekonomian di berbagai daerah. Pernyataan ini disampaikan Anindya usai menerima audiensi Gabungan Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (Gamdi) di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, pada Rabu (29/04/2026).

COLLABMEDIANET

Anindya menegaskan bahwa implementasi MBG harus didukung penuh, sebab program ini dirancang untuk memicu aktivitas ekonomi hingga ke level kabupaten dan kota, bukan hanya berpusat di ibu kota atau wilayah metropolitan. "Program MBG ini bukan bertujuan mengambil alih peran pengusaha lokal, melainkan justru menjadi katalisator yang menggerakkan roda ekonomi hingga ke pelosok daerah," ujar Anindya, seperti dikutip dari 55tv.co.id. Visi ini menggarisbawahi komitmen Kadin untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.

Strategi Jitu Kadin Terkuak! Program Pangan Nasional Ini Tak Hanya Bikin Kenyang, Tapi Juga 'Suntik Mati' Kesenjangan Ekonomi Daerah? Simak Analisis Mendalamnya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Anindya menjelaskan bahwa Gamdi merupakan konsorsium pelaku usaha yang memiliki rantai pasok komprehensif. Anggotanya beragam, mulai dari pemasok bahan pangan seperti sayuran dan protein, penyedia peralatan dapur, hingga pihak yang ahli di bidang properti, sertifikasi, dan hukum. Keberagaman ini dinilai krusial untuk menjamin efektivitas dan ketepatan sasaran pelaksanaan program, termasuk dalam aspek pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, demi mencapai dampak maksimal bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

"Kolaborasi ini adalah wujud dari konsep ‘Indonesia Incorporated’, di mana kita berfokus pada pengembangan ekonomi daerah dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ini adalah inti dari program ini," terang Anindya. Ia menambahkan bahwa meskipun teknologi dan mitra bisa datang dari berbagai sumber, esensi utamanya adalah memberdayakan perekonomian lokal sebagai fondasi menuju perekonomian nasional yang tangguh dan berdaya saing. Visi Kadin melalui program MBG ini jelas: menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana setiap daerah memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkontribusi pada kemajuan bangsa, sekaligus memastikan generasi penerus mendapatkan asupan gizi yang optimal.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar