55tv.co.id – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memecah keheningan, mengungkap tabir di balik pencopotan dirinya dari kursi bendahara negara. Keputusan yang mengejutkan banyak pihak ini ternyata menyimpan cerita tak terduga, melibatkan kebijakan pemerintah yang berani hingga hak prerogatif pemimpin tertinggi.

Related Post
Purbaya membenarkan bahwa salah satu pertimbangan utama di balik pergantian posisinya berkaitan erat dengan gebrakan pemerintah dalam merombak jajaran ratusan pejabat pajak dan bea cukai. Langkah tegas yang diambil pemerintah untuk membersihkan institusi tersebut memang menjadi sorotan publik, dan kini terkuak bahwa kebijakan ini turut mempengaruhi nasib sang menteri.

Namun, Purbaya juga menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai perombakan kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden. "Sebagian memang ada kaitannya dengan kebijakan itu, namun sebagian lainnya adalah hak prerogatif Presiden. Kita sebagai pembantu presiden hanya bisa mengikuti," ujarnya.
Purbaya mengenang momen tak terduga saat kabar pencopotan itu sampai ke telinganya. Sedang menghadiri Rapat Kerja DPD RI pada Senin sore, ia menerima panggilan telepon penting dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Mensesneg Prasetyo tanpa basa-basi menyampaikan keputusan perombakan kabinet yang langsung menyasar posisinya. Ironisnya, momen krusial itu terjadi saat Purbaya berada di toilet Kompleks Parlemen Senayan, sebuah detail yang ia sampaikan kepada awak media.










Tinggalkan komentar