55tv.co.id – Raut wajah penuh kelegaan terpancar jelas dari mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai menuntaskan serah terima jabatan kepada penggantinya Suahasil Nazara di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan Jakarta Selasa lalu. Lepas dari kursi Menkeu Purbaya mengaku kini bisa bernapas lega dan lebih tenang.

Related Post
Ia tak lagi harus memikul tanggung jawab berat terkait urusan pelik negosiasi serta pengalihan kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Ketika ditanya mengenai kepastian agenda pemindahan saham konsorsium BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China KCIC ke Special Mission Vehicle SMV Kementerian Keuangan Purbaya merespons dengan canda penuh rasa syukur.

"Kan gua bukan menteri keuangannya. Alhamdulillah selamat gua" ujar Purbaya sambil tertawa lepas di hadapan para jurnalis. Ia kemudian mengarahkan agar seluruh pertanyaan teknis seputar kelanjutan alih kelola saham BUMN di KCIC langsung ditanyakan kepada Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.
Sebelum pergantian jabatan Purbaya sempat menandatangani kesepakatan dengan Badan Pengelola BUMN Danantara Indonesia. Perjanjian tersebut bertujuan untuk mengambil alih 60 persen porsi saham konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia PSBI yang meliputi KAI WIKA Jasa Marga dan PTPN VIII di dalam KCIC. Langkah strategis ini diambil guna memulihkan kondisi finansial BUMN pengembang yang selama ini terbebani utang jangka panjang.










Tinggalkan komentar