55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil menorehkan capaian diplomatik ekonomi yang signifikan, mengamankan komitmen dan dukungan penuh dari People’s Bank of China (PBOC) serta Kementerian Keuangan Republik Rakyat China. Dukungan krusial ini membuka jalan bagi rencana ambisius Indonesia untuk menerbitkan instrumen obligasi Panda Bond di pasar keuangan domestik Tiongkok, menandai langkah strategis dalam diversifikasi sumber pembiayaan negara.

Related Post
Dalam safari kerja intensif selama dua hari di Beijing, Menkeu Purbaya secara proaktif menggelar serangkaian pertemuan strategis. Agenda padat tersebut melibatkan dialog dengan para pembuat kebijakan moneter dan fiskal Tiongkok, jajaran pimpinan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), hingga komunitas investor global terkemuka. Tujuan utamanya jelas: memperluas akses pembiayaan alternatif bagi Indonesia sekaligus mempertebal kepercayaan pasar internasional terhadap fundamental dan resiliensi ekonomi nasional.

Menyikapi hasil lawatannya, Purbaya menyatakan optimisme tinggi. "Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ungkap Purbaya dari Beijing, seperti dikutip oleh 55tv.co.id pada Jumat (19/6/2026).
Pencapaian paling substansial dari misi diplomasi ekonomi ini adalah diperolehnya ‘lampu hijau’ resmi dari Pemerintah Tiongkok untuk menyokong penerbitan perdana Panda Bond Indonesia. Otoritas moneter tertinggi Tiongkok, PBOC, bahkan menjanjikan ‘karpet merah’ berupa efisiensi birokrasi yang luar biasa begitu seluruh berkas administrasi pengajuan dari Indonesia diajukan secara resmi.
Purbaya menambahkan, pihaknya secara spesifik meminta dukungan dan percepatan proses perizinan kepada PBOC. "Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat," tegas Purbaya, menggarisbawahi komitmen kuat dari pihak Tiongkok.
Langkah ini dipandang sebagai terobosan penting bagi Indonesia. Penerbitan Panda Bond tidak hanya akan diversifikasi sumber pembiayaan negara dan mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah keuangan global. Ini juga menjadi indikator positif kepercayaan investor internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar