55 NEWS – JAKARTA – Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia, Ferdinan Hutahaean, menegaskan urgensi akselerasi transisi energi menuju basis listrik. Langkah ini krusial diterapkan di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga transportasi, sebagai upaya fundamental mengurangi ketergantungan impor energi dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan Ferdinan dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 26 Maret 2026.

Related Post
Menurut Ferdinan, peralihan ke kompor listrik merupakan langkah strategis yang harus segera diimplementasikan. Inisiatif ini tidak hanya berpotensi signifikan menekan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional, tetapi juga efektif menyerap surplus pasokan listrik yang ada. Ia menambahkan, jika rumah tangga beralih dari kompor gas ke listrik, kelebihan kapasitas daya listrik dapat termanfaatkan secara optimal, sekaligus mereduksi beban subsidi yang ditanggung negara.

Ferdinan memaparkan, potensi penghematan dari konversi ini sangat besar. Dengan mengalihkan satu juta rumah tangga ke kompor listrik, Indonesia berpotensi menghemat jutaan tabung LPG setiap bulannya dan memangkas anggaran subsidi hingga ratusan miliar rupiah. Apabila program ini diperluas secara masif hingga puluhan juta rumah tangga, dampak positif terhadap keuangan negara dan kemandirian energi akan jauh lebih substansial.
Tidak hanya di sektor rumah tangga, Ferdinan juga menekankan pentingnya akselerasi adopsi kendaraan listrik. Menurutnya, kendaraan bertenaga listrik menawarkan solusi konkret untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) fosil, sembari secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan energi secara keseluruhan.
Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk memperkuat dan memperluas skema insentif bagi kendaraan listrik, baik untuk segmen roda dua maupun roda empat. Tujuannya jelas, yakni mendorong penetrasi pasar yang lebih masif dan mempercepat adopsi teknologi ini di kalangan masyarakat luas.
Ferdinan menggarisbawahi keunggulan fundamental energi listrik. Berbeda dengan energi fosil yang cadangannya terus menipis, listrik dapat dihasilkan dari beragam sumber daya, termasuk yang terbarukan. Hal ini menjadikan listrik sebagai pilihan energi yang jauh lebih berkelanjutan dan strategis untuk masa depan Indonesia, sekaligus pondasi kuat untuk mencapai kedaulatan energi yang dicita-citakan.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar