Terkuak! WFH Setiap Jumat: Solusi Hemat BBM atau ‘Jebakan’ Fenomena ‘Pergi Jumat Kembali Ahad’ yang Justru Menguras?

55 NEWS – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyuarakan kekhawatiran terkait efektivitas kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan setiap hari Jumat, baik untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor swasta. Kebijakan ini, yang digadang-gadang sebagai upaya mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), dinilai MTI bukan merupakan solusi tunggal yang berdiri sendiri.

COLLABMEDIANET

Sekretaris Jenderal MTI, Aditya Dwi Laksana, menjelaskan bahwa pemilihan hari Jumat sebagai hari WFH justru berpotensi memicu pergeseran pola perjalanan. "WFH di hari Jumat ini bisa saja menyebabkan pergeseran perjalanan yang sifatnya non-produktif. Mengingat Jumat adalah hari terakhir kerja sebelum akhir pekan, ada kemungkinan besar masyarakat memanfaatkannya untuk kegiatan wisata atau bahkan memunculkan fenomena yang kami sebut ‘Pergi Jumat Kembali Ahad’ (PJKA), yakni pulang kampung," ungkap Aditya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Terkuak! WFH Setiap Jumat: Solusi Hemat BBM atau 'Jebakan' Fenomena 'Pergi Jumat Kembali Ahad' yang Justru Menguras?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Oleh karena itu, Aditya menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak bisa berjalan sendiri. Ia menekankan pentingnya integrasi WFH dengan kebijakan lain yang lebih komprehensif untuk mencapai tujuan yang diinginkan, terutama dalam hal efisiensi energi dan mobilitas.

MTI secara aktif mendorong pemerintah untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap dampak kebijakan WFH ini. "Pemerintah perlu melakukan analisis ‘before and after’ untuk mengukur efektivitasnya secara nyata. Ini termasuk mengidentifikasi seberapa besar penurunan konsumsi BBM yang terjadi, perubahan volume perjalanan, serta bagaimana pola mobilitas masyarakat secara keseluruhan terpengaruh," tambah Aditya, menekankan perlunya data konkret untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar