Terungkap Harita Nickel Sulap Lahan Tambang

Terungkap Harita Nickel Sulap Lahan Tambang

55tv.co.id – Industri pertambangan seringkali menjadi sorotan tajam terkait dampak lingkungannya. Namun, Harita Nickel tampil beda dengan komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan yang terintegrasi penuh dalam operasionalnya. Perusahaan ini berhasil membuktikan bahwa eksploitasi sumber daya alam bisa berjalan seiring dengan upaya pelestarian yang masif, mengubah lahan bekas tambang menjadi kawasan yang kembali hijau dan lestari.

COLLABMEDIANET

Dodig Pratama, Mine Reclamation Superintendent Environment & Business Improvement Harita Nickel, memaparkan secara rinci upaya reklamasi dan rehabilitasi yang mereka lakukan. Hingga saat ini, Harita Nickel telah sukses mereklamasi 272 hektare area pasca penambangan. Tak hanya itu, mereka juga merehabilitasi 2.591 hektare daerah aliran sungai, menunjukkan cakupan kerja yang luas dari darat hingga perairan.

Terungkap Harita Nickel Sulap Lahan Tambang
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Komitmen terhadap ekosistem laut juga tak kalah serius. Lebih dari 2.185 unit rumah terumbu karang buatan telah dipasang, berkontribusi signifikan dalam memulihkan dan memperkaya keanekaragaman hayati bawah laut. Selain itu, manajemen air menjadi fokus utama, di mana 87,66% kebutuhan air operasional dipenuhi dari air laut, serta lebih dari 10,72 juta meter kubik air berhasil didaur ulang. Sejak tahun 2022, puluhan ribu bibit mangrove, tepatnya 72.031, telah ditanam untuk memperkuat ekosistem pesisir.

Di beberapa lokasi bekas penambangan, pemandangan hijau kini mendominasi. Berbagai jenis pohon seperti jabon merah, kenari, cemara laut, sengon laut, hingga mahoni tumbuh subur, menciptakan hutan baru di area yang dulunya gersang. Bibit-bibit tanaman ini sebagian besar berasal dari pembibitan mandiri yang dikelola langsung di kawasan tambang. "Tanaman-tanaman di sini sudah berusia tiga tahun. Setelah periode itu, kami biasanya tidak lagi melakukan perawatan intensif karena mereka sudah mampu tumbuh secara mandiri," jelas Dodig, menunjuk hamparan lahan yang kini kembali rimbun dan asri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar