Terungkap Investasi Raksasa Ubah Wajah Transportasi

Terungkap Investasi Raksasa Ubah Wajah Transportasi

55tv.co.id – Sebuah langkah strategis bernilai fantastis siap mengguncang sektor transportasi Indonesia. Danantara Investment Management (DIM) dilaporkan tengah menjajaki kesepakatan investasi dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, anak usaha dari PT Bakrie & Brothers Tbk, yang fokus pada kendaraan listrik komersial. Potensi suntikan dana hingga Rp2 triliun ini digadang-gadang akan menjadi pendorong utama percepatan adopsi bus dan truk listrik di Tanah Air.

COLLABMEDIANET

Penjajakan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kerangka awal kesepahaman non-mengikat. Kolaborasi ambisius ini bertujuan untuk mempercepat transisi menuju mobilitas berbasis baterai, khususnya di segmen kendaraan niaga yang krusial bagi perekonomian nasional.

Terungkap Investasi Raksasa Ubah Wajah Transportasi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, mengungkapkan bahwa elektrifikasi di sektor mobilitas komersial merupakan fondasi penting dalam mewujudkan transisi energi jangka panjang di Indonesia. "Investasi pada kendaraan listrik komersial bukan hanya sekadar bisnis, melainkan investasi pada masa depan energi yang berkelanjutan, yang akan mempercepat adopsi kendaraan listrik secara nasional," ujarnya dalam pernyataan resmi baru-baru ini.

Menurut Pandu, sinergi dengan VKTR selaras dengan agenda prioritas pemerintah. Ini mencakup upaya menekan emisi karbon, memperkuat kapasitas industri domestik, mendorong hilirisasi sumber daya, serta membangun pondasi ekonomi yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Lebih jauh, kemitraan DIM dan VKTR juga akan fokus pada pengembangan model "Mobility as a Service" (MaaS). Konsep ini dirancang sebagai ekosistem mobilitas listrik terintegrasi yang diharapkan mampu mengatasi berbagai hambatan dalam pengadopsian kendaraan listrik komersial.

Melalui MaaS, akses pembiayaan akan diperluas, sekaligus membantu para operator armada untuk beralih dari kendaraan konvensional ke armada listrik. Target utamanya adalah operator bus listrik di berbagai penjuru Indonesia, yang akan merasakan dampak langsung dari inovasi ini.

Selain mendorong elektrifikasi transportasi, kerja sama ini juga memiliki visi untuk memperdalam rantai nilai industri baterai di tingkat nasional. Inisiatif ini secara bersamaan mendukung agenda hilirisasi mineral kritikal, yang merupakan salah satu sektor prioritas investasi bagi Danantara Investment Management.

Namun, Pandu Sjahrir menekankan bahwa rencana investasi ini masih berada pada tahap awal. Dokumen kesepahaman non-mengikat yang telah ditandatangani kedua belah pihak bukanlah perjanjian investasi final. "Kerangka awal ini akan diikuti dengan proses uji tuntas yang komprehensif. Ini penting untuk memastikan transaksi memberikan nilai komersial yang optimal dan berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar